Berkunjung ke Brebes, Mentan Nyatakan Perang terhadap Mafia Pertanian

  Jumat, 29 Maret 2019   Dwi Ariadi
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman didampingi Bupati Brebes Idza Priyanti menghadiri kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi program Kementerian Pertanian di Jawa Tengah di Alun-alun Brebes. (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

BREBES, AYOTEGAL.COM—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan perang terhadap mafia pertanian.

"Dalam 4,5 tahun masa kerja saya, kita berantas mafia perdagangan. Sebanyak 782 perusahaan sudah kami tutup blacklist dengan 409 tersangka melalui Satgas Pangan," katanya saat berkunjung ke Brebes, Jumat (29/3/2019).

Amran mengaku, mendapat laporan bahwa di Brebes terdapat pihak yang menjual pestisida palsu dan sudah dilakukan penangkapan. ''Saya ucapkan terima kasih pada Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono. Saya titip hukum seberat-beratnya,'' ujar Amran.

Menurut Amran, para pemalsu pestisida dan pupuk merupakan bagian dari mafia yang harus diberantas. Para pemalsu pestisida dan pupuk itu, lanjutnya, meresahkan petani.

Mentan berkunjung ke Brebes untuk menghadiri kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementerian Pertanian (Kementan) di Jawa Tengah tahun 2019 yang digelar di Alun-alun Brebes.

Mentan menyebutkan, peredaran pupuk palsu yang terjadi di Semarang dan pestisida palsu di Brebes harus diselesaikan.

"Di Semarang ada pupuk palsu dan di Brebes ada pestisida palsu. Kalau tidak ditangkap saya siap meletakkan jabatan sebagai Mentan," tegasnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti, selaku tuan rumah dalam kunjungan kerja Mentan, menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya pada seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan masyarakat Kabupaten Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, serta Kabupaten Pemalang yang sudah hadir di Kabupaten Brebes.

Bupati mengucap syukur karena Kabupaten Brebes dengan luas wilayah 1.662,96 kilometer persegi yang mencakup 17 kecamatan, 297 desa/kelurahan, dan jumlah penduduk kurang lebih 1,8 juta jiwanya bekerja di sektor pertanian.

Dikatakan, dari luasan tersebut, sekitar 63.463 hektare berupa lahan sawah dengan rincian lahan sawah beririgasi teknis 46.837 hektare dan nonteknis sebesar 16.626 hektare. Lahan sawah tersebut telah dibuat budidaya pertanian secara intensif untuk komoditas pertanian, baik tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

Menurut Idza, dengan besarnya potensi produksi pertanian yang ada, Kabupaten Brebes telah mendukung ketahanan pangan regional dan nasional untuk komoditas padi.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar