Raup Jutaan Rupiah dari Mainan Tak Terpakai

  Sabtu, 30 Maret 2019   Lilisnawati
Ana Dwi Puspita, (Istimewa)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM--Ana Dwi Puspitasari wanita asal Ngawi yang menetap di Kota Tegal memanfaatkan mainan tidak terpakai menjadi ladang usaha. Yakni dengan menyewakan mainan anak yang sudah tidak terpakai. 

"Banyak mainan anak yang ga dipakai. Anak-anak juga sering membeli mainan. Dari situlah saya terbesit untuk menyewakan mainan anak," tuturnya.

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 2013, yakni di jalan Glatik No. 27 Randugunting, kini bukan hanya disewakan di Kota Tegal, namun sudah merambah ke wilayah lain seperti Kabupaten Tegal, Brebes dan Pemalang. 

"Awalnya cuma pasang banner di depan rumah. Kemudian saya memanfaatkan media sosial untuk media pemasarannya," katanya.

Dari situlah ia mengaku permintaan semakin banyak, sehingga membuatnya harus menambah koleksi mainan yang baru. Jika dihitung kini koleksi maninan anak yang siap disewakan ada 200 jenis. Seperti stroller, baby walker, mandi bola, kursi bayi, perosotan, ayunan, dan berbagai mainan anak-anak. 

Menurut dia, permintaan ramai saat mendekati lebaran, rata-rata per bulan bisa mencapai 30 penyewa. Ia juga mempekerjakan kurir untuk pengiriman barang ataupun mencatat masa habis sewanya barang yang dipinjam.

Bukan hanya itu, terkadang ia juga mendapat tawaran untuk mengisi bazar dan gathering, biasanya menyewa mainan jenis playground.

Untuk tarif sewanya, berkisar mulai dari harga Rp.25.000 per bulan sampai Rp.350.000 per bulan. Bergantung barang yang akan disewa, kualitas barang dan harga barang yang disewanya.

"Untuk omzet sendiri berkisar Rp.5 jutaan perbulannya," katanya.

Adapun syarat penyewa, yaitu fotokopi KTP, KK dan materai 6.000 untuk penyewa baru. Dan cukup menunjukkan KTP atas nama membernya jika hendak meminjam kembali. 

Jika ada kerusakan-kerusakan yang mengakibatkan alat mainan tidak berfungsi, maka akan dikenakan denda perbaikan dan jika telat mengembalikan juga dikenai denda sewa perminggu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar