Libatkan 350 Personel, Slawi 12 Jam Menari Jadi Ikon Hari Tari Dunia

  Rabu, 03 April 2019   Dwi Ariadi
Nur Wahju Nugroho Widi. (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL--Baru kali pertama ini, Kota Slawi akan jadi daya tarik pelaku seni, khususnya tari. Sebab, akhir bulan April 2019 ini akan digelar Slawi 12 Jam Menari.
Salah satu penanggung jawab dan sekaligus penarinya, Nur Wahju Nugroho Widi kepada Ayotegal, Rabu (3/4/2019) mengatakan, persiapan kegiatan sudah matang.

Ketua Komite Tari Dewan Kesenian Kabupaten Tegal (DKKT) ini menjelaskan, ada sekiar 350 penari yang ikut ambil bagian. "Pelajar mulai SD sampai mahasiswa dan sanggar tari siap bergabung. Bahkan kami juga mengundang seniman tari dari daerah tetangga Brebes, Pemalang dan Pekalongan," katanya.

AYO BACA : Tari Topeng Endel, Tarian Kerakyatan Andalan Masyarakat Tegal

Pergelaran ini, kata Wahju, digelar bertepatan dengan Hari Tari Dunia yang bersamaan dengan rangkaian "Nyong Festival" yang digagas DKKT dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Penkab Tegal untuk kemeriahan HUT Ke-418 Kabupaten Tegal.

Wahju yang juga Ketua MGMP Seni Budaya SMP ini mengaku, Slawi 12 Jam  menampilkan tari tradisional klasik, dan modern.

Menurut Wahju, tari khas yang akan dipentaskan di antaranya tari endel secara massal, tari guci, balo balo, kuntulan, tari poci, kembang guci,  tari persembahan dan modern dance.

AYO BACA : Retno Tanjung dan Mina Lodra, Tarian Khas Tegal Sarat Makna

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar