13 Guru SMP Bikin Buku Cerpen Tegalan ‘Duksina’

  Sabtu, 22 Juni 2019   Dwi Ariadi
Seniman Tegal, Lanang Setiawan, menunjukkan buku cerpen berbahasa Tegal ‘Duksina’ kumpulan karya 13 guru SMP.

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Sebanyak 13 guru SMP di Kota Tegal menghasilkan karya cerpen yang sudah dibukukan. 

Karya cerpen berbahasa Tegal tersebut  terhimpun dalam sebuah buku berjudul “Duksina” dengan editor, Seniman Tegal, Lanang Setiawan, dan kata pengatar Dosen Universitas Pekalongan, Dina Nurmalisa Sabrawi.

Menurut Lanang, terkumpulnya 13 cerita yang ditulis para guru SMP Kota Tegal ini merupakan sumbangsih mereka dalam meramaikan khazanah dunia sastra Tegalan.

"Andilnya para guru menulis cerpen Tegalan ini menggembirakan sekali. Sumbangsih luar biasa atas kepedulian mereka ikut mengangkat derajat sastra yang menggunakan bahasa lokal ," kata Lanang, Sabtu (22/6/2019).

Lebih lanjut disampaikan Lanang, kisah yang diangkat dalam buku tersebut beragam kejadian atau pengalaman yang pernah dihadapi mereka. Salah satu contoh adalah cerpen berjudul "Balakna Biji Anake Enyong" karya Rahayu, guru SMP Neger 18 Kota Tegal.

Adapun cerpen berjudul "Duksina" yang ditulis oleh Sri Handayani Reksowati guru Bahasa Inggris di SMP 2 Tegal mengisahkan perjalanan cinta antara "Aku Tokoh" dengan Rusdi.

Percintaan mereka berjalan lancar namun pada suatu hari, Rusdi kerpergok tengah berduaan dengan perempuan lain yang ternyata tengah mengandung anak dari pacarnya. 
Akhirnya percintaan mereka putus di situ kendati si Aku Tokoh tengah tertipu uang 10 juta.

"Dan banyak kisah pengalaman mereka yang dituang dalam buku berjudul Duksina," tandas Lanang.

Buku kumpulan cerpen Tegalan ini digagas oleh Komunitas Centong (Cerpene Wong Tegal). Buku ini memuat cerpen para guru yakni berjudul N3 (Siti Maksumah), Gita Bocah Yatim (Irwan Susianto), Duksina (Sri Handayani Reksowati), Balekna Biji Anake Enyong (Rahayu), Gemebyar Lintang Ning Langit (Yoga Purwatiningsih), Salah Nyana (Prasetyawati), Aku Luwih Sayang Ibu (Endang Rustiani S), Sepatu (Diana Lestari Andriani),  Sugeng Tindak Jomblowati (Sri Wahyuningsih), Mung Siji sing Tak Jaluk (Diyah Latifah), Kedung (Heny Oemar), Bandeng Misterius (Muamiroh), dan dan Kocar-kacir  (Lina Sukriyani).

Sesuai rencana, buku yang diterbitkan secara swadaya ini dalam waktu dekat akan diterbitkan. "Insyaallah tidak lama lagi terbit. Tunggu saja tanggal mainnya," kata Lanang.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar