Seniman Tegal Bawakan Cerita Tong-tong Prek dalam Pertunjukan FK Metra di Blora

  Sabtu, 06 Juli 2019   Lilisnawati
Aksi seniman Tegal saat melakonkan cerita tong-tong prek (Istimewa)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Forum Komunikasi (FK) Metra Kota Tegal membawakan cerita tradisional Tong-tong Prek karya Seful Mukmin dalam Seleksi Pertunjukkan Rakyat Forum Komunikasi Media Tradisional Tingkat Jawa Tengah Tahun 2019, Jumat (4/7/2019) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora.

Dalam pertunjukan tersebut, sedikitnya enam daerah berebut untuk menjadi yang terbaik mewakili daerahnya. Antara lain, Kabupaten Blora, Kota Tegal, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Sragen, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Pekalongan.

Menurut Sutradara lakon Tong-tong Prek, Rudi Iteng, FK Metra sebagai binaan Diskominfo ingin menampilkan lakon Tong-tong Prek. Tong-tong prek merupakan alat atau media orang dulu yang dibuat dari sebilah bambu, sebagai komunikasi untuk mengumpulkan warga manakala ada kejadian atau akan rembug warga. 

"Sebelum orang mengenal handphone dan media sosial, warga Tegal dulu sudah memiliki tong-tong prek," katanya.

Diceritakan Rudi, pada lakon tong-tong prek ini ada seorang warga bernama Kamid, yang dikenal pemuda usil. Dia selalu membuat kegaduhan dengan memukul kentongan atau tong-tong prek. 

Padahal sudah ditegaskan Lurahnya kepada warga bahwa fungsi kentongan tidak bisa untuk bermain-main. Namun, Kamid tetap saja tak berubah, dalam hati Kamid kentongan hanya sebatas barang dari bambu yang biasa saja. 

"Keusilan Kamid tidak hanya itu saja, Kamid mengenduskan berita bohong kepada warga. Pak Lurah menjadi sasaran dari berita bohong yg dienduskan Kamid," ujarnya. 

Hal itu dilakukan Kamid karena ia ingin memimpin desa Reha. Melalui tong-tong prek lah Kamid memobilisasi masa sehingga menimbulkan kegaduhan.

Namun, tipu muslihat dan isu yang dienduskan akhirnya mampu dibongkar warga. Hingga akhirnya warga menyadarkan Kamid, dan tong-tong prek itulah yang bisa mengarahkan dan mewujudkan kembali fungsinya.

Sementara Kepala Diskominfo Kota Tegal melalui Kabid IKP, Nasukhi mengatakan pertunjukkan rakyat FK Metra merupakan agenda rutin tahunan. 

Tiap-tiap daerah menampilkan pertunjukkan tradisionalnya, termasuk Kota Tegal menampilkan teater tradisional dengan judul Tong-tong Prek yang disutradarai Rudi Iteng dengan melibatkan sejumlah pemain teater dan pemusik muda berbakat. 

Menurut Nasukhi, mereka sudah sejak 1 bulan yg lalu sudah rutin latihan untuk mementaskan pertunjukkan tersebut.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar