Lampu PJU Tenaga Surya Diminati Desa Pinggiran

  Minggu, 07 Juli 2019   Dwi Ariadi
Salah satu lampu PJU tenaga surya yang sudah terpasang di jalan desa. (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM--Sejumlah desa di wilayah pinggiran, terutama yang minim penerangan jalan umum (PJU) punya solusi yang konkret. Mereka tidak lagi mengandalkan aliran listrik dari PLN, namun menggunakan lampu PJU tenaga surya.

Pemasangan dan pemakaiannya pun praktis tidak terbebani dengan pembayaran bulanan rekening listrik. Sebagaimana yang disampaikan oleh seorang penyedia jasa lampu PJU Tenaga Surya, Joko Saptono.

\"Awal kalinya ada seorang kades yang mengeluh di kampungnya susah untuk memasang PJU karena aliran listrik yang terbatas,\" katanya.

Menerima keluhan tersebut, Joko kemudian mencarikan solusi dengan mencari lampu yang tidak ada ketergantungan dengan aliran listrik.

AYO BACA : Lapor PJU Mati di Kota Tegal Kian Praktis

Lewat koleganya di Jakarta, ia menemukan lampu PJU yang cocok dipasang di daerah pinggiran, terutama yang susah dijangkau oleh pemasangan listrik dari PLN atau daerah yang belum ada PJU- nya. \"Alhamdulillah permintaan dari desa lumayan banyak,\" katanya.

Selama ini, Edi sudah memasang lampu PJU tenaga surya di daerah Desa Sangkanjaya sebanyak 18 titik, kemudian Bukateja (1), Karangjambu (18), Tembongwah (21) Rangimulya (6) Sigentong (17).

Adapun jenis lampu yang terpasang antara 40-60 watt dengan tinggi tiang lima meter. \"Untuk harganya sangat terjangkau karena dilengkapi dengan garansi sekitar Rp4 juta satu titik,\" jelasnya.

Dikatakan, lampu PJU daya terangnya tidak kalah dengan PJU biasa dengan jangkauan sinar sekitar 125 meter. \"Cukup representatif untuk menerangi jalan desa,\" ujarnya.

AYO BACA : Dishub Targetkan Tegal Terang Benderang pada Juni 2019

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar