Ibu Strok, Remaja 16 Tahun Ini Harus Rela Putus Sekolah

  Selasa, 16 Juli 2019   Lilisnawati
Lusi Irawan bersama ibundanya Dyah Repelita.

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM— Kisah pilu datang dari keluarga Dyah Repelita (43) warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4, Kelurahan Kejambon, Kota Tegal. 

Pasalnya, janda satu anak tersebut tidak dapat meneruskan sekolah anaknya Lusi Irawan (16) ke jenjang SMA akibat kedua kakinya mengalami kelumpuhan atau strok.

AYO BACA : Respons Cepat Jumadi Tangani Keluhan Warganya

Ditemui di rumahnya, Dyah mengaku tidak mampu meneruskan sekolah anaknya karena keterbatasan biaya. 

Dia yang dulu bekerja sebagai buruh di salah satu pabrik di Kota Tegal harus rela berhenti akibat strok yang menimpanya satu tahun terakhir.

AYO BACA : Dermawan Mindset, Habit, dan Effect: Membentuk Logika Filantropi dalam Berkurban

Bahkan, kata Dyah, ijazah SMP anaknya pun belum ia ambil karena tidak ada biaya untuk menebusnya. 

Saat ditanya, Lusi mengaku ingin melanjutkan sekolah ke jenjang SMA, namun karena kondisi ibunya yang sakit dia harus merawat ibunya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi dalam tinjauannya menyampaikan bahwa Lusi harus terus sekolah.

Menurut Jumadi, Pemkot akan mendorong agar Lusi bisa sekolah lagi, selain itu Pemkot akan melakukan bantuan kesehatan kepada Ibu Dyah, melalui jaminan kesehatan.

"Terkait ijazah SMP Lusi yang masih ditahan oleh sekolahnya terdahulu akan segera diselesaikan," tuturnya.

AYO BACA : Bupati Tegal Beri Bonus 14 Atlet Peraih Medali di Porprov

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar