Buka Gebyar PAUD, Idza Ingatkan Anak Tanggung Jawab Bersama

  Selasa, 16 Juli 2019   Dwi Ariadi
Bupati Brebes Idza Prianti membuka Gebyar PAUD dan Lomba Kreativitas Anak Usia Dini dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Brebes tahun 2019 digelar di Islamic Center, Selasa (16/7/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

BREBES, AYOTEGAL.COM--Gebyar pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Lomba Kreativitas Anak Usia Dini dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Brebes tahun 2019 digelar di Islamic Center, Selasa (16/7/2019).

Bupati Brebes Idza Priyanti ketika membuka acara tersebut mengatakan, semua pihak harus memenuhi hak-hak anak, meski tanggung jawab utama masa depan anak terletak pada orang tua.

“Kita semua, harus menaruh perhatian besar terhadap tumbuh kembang anak,” kata Idza.

AYO BACA : Seru, Bupati Brebes Ikut Balap Kelereng

Menurut Idza, orang tua adalah yang pertama mempunyai kewajiban untuk memperhatikan anak, memelihara, mendidik dan membesarkan anak-anak agar kreatif, inovatif dan unggul serta berakhlak mulia.

Selain orang tua, lanjutnya, pemerintah dan masyarakat juga mempunyai tanggung jawab terhadap tumbuh kembang seorang anak, seperti pemenuhan kebutuhan dalam hal kesehatan dan pendidikan. 

\"Termasuk kehadiran lembaga PAUD dan Kelompok Bermain (KB) serta Taman Kanak-kanak (TK) sangat mendukung tumbuhkembangnya anak secara positif,\" lanjutnya.

AYO BACA : Sembuh dari Tumor, Suharti Ucapkan Terima Kasih ke Bupati Brebes

Disamping itu, kata Idza, anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dan karenanya anak harus memiliki bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Tahroni melalui Kabid PNFI Imam Sugiarto menjelaskan, festival digelar dengan tujuan memajukan potensi kecerdasan anak lewat kegiatan bermain yang menyenangkan dalam bentuk perlombaan.

Sebanyak 680 anak yang terdiri dari 340 anak kelompok bermain dan 340 Anak TK berkompetisi dalam ajang tahunan tersebut. Kegiatan lomba itu antara lain menyanyi, finger lainting, lari estafet menempel keping geometri, membentuk bangunan dengan balok, menendang bola ke gawang dan geguritan untuk anak anak yang masih duduk di bangku TK.

Selanjutnya omba menempel pola, memindahkan pola sesuai warna, membentuk dengan lego, memasukkan bola ke dalam paralon, menggambar dan mewarnai serta meronce dengan geometri, diperuntukan bagi anak-anak kelompok bermain.

AYO BACA : Calon Haji dari Brebes Terus Bertambah, Idza: Bukti Masyarakat Makmur dan Religius

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar