Tukang Bangunan Dituntut Bersertifikat, 100 Tukang Ikuti Sertifikasi

  Selasa, 23 Juli 2019   Lilisnawati
Tukang bangunan sedang diuji oleh tim penguji sertifikasi tenaga konstruksi, Selasa (23/7/2019).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM—Sedikitnya 100 tukang bangunan di wilayah Pantura Barat yakni Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes, mengikuti Pembekalan dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi melalui Program Infrastruktur Berbasis Masyarakat "Kotaku", di ruang pertemuan Eks Samsat, Balai Kota Tegal, Selasa (23/7/2019).

Koordinator Program Kota tanpa kumuh Kotaku Kota Tegal Bambang Rudihartono mengatakan, sertifikasi bertujuan memberikan legalitas dan mempermudah para tukang bangunan bekerja di jasa konstruksi. 

"Peserta berasal dari 20 desa/kelurahan selaku penerima bantuan pemerintah untuk masyarakat melalui program Kotaku dari Kementerian PUPR. Jadi, mereka yang akan menggarap dan membangun wajib dibekali ini dan bersertifikat," katanya, Selasa (23/7/2019).

Sertifikasi kepada tukang bangunan sendiri mengacu pada Undang-undang No 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. 

"Di situ, setiap Badan Keswadayaan Mastarakat (BKM) yang mendapat bantuan pemerintah untuk masyarakat diwajibkan agar tukang memiliki sertifikasi. Mereka akan diuji baik teori maupun praktik oleh Balai Jasa Konstruksi Surabaya," ujarnya.

Menurut Bambang, untuk tahun ini pemberian bantuan program Kotaku di Kota Tegal diberikan kepada enam kelurahan yang masuk di dalam daftar kawasan kumuh. 

Sementara itu, Kabupaten Brebes ada tiga desa yang dikucuri bantuan program Kotaku tahun 2019, dan Kabupaten Tegal sebanyak 11 desa. 

Ia berharap, para peserta sertifikasi tukang bangunan dapat lulus 100 persen. Hal itu menunjukkan bahwa para tukang yang akan menggarap program Kotaku benar-benar berkompeten.

Sementara itu, Kepala Disperkim Kota Tegal Eko Setyawan mengatakan adanya sertifikasi diharapkan para tukang lebih profesional.  

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar