Lempar Sabu ke Lapas, Warga Temanggung Kena Operasi Antik Polres Tegal Kota

  Senin, 26 Agustus 2019   Lilisnawati
Kapolres Tegal Kota saat menunjukan barang bukti milik Mbong saat ungkap kasus Operasi Antik 2019, Senin (26/8/2019).(Lilisnawati/Ayotegal.com))

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Nasib sial dialami Arip Widodo (29) warga Temanggung, Jawa Tengah. Ia harus tertangkap petugas Polres Tegal Kota saat hendak melempar sabu ke Lapas Kelas II B Tegal, Sabtu (17/8/2019).

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengungkapkan pelaku hendak mengirimkan paket sabu pesanan warga binaan Lapas Kelas II B Tegal.

AYO BACA : Operasi Antik, Polres Tegal Kota Bekuk Tiga Pengedar Sabu

\"Jadi pelaku sudah tahu kalau saat 17 Agustus, Lapas rame karena ada permberian remisi dan itu jadi kesempatan pelaku untuk melakukan transaksi,\" ucap Kapolres saat ungkap kasus Operasi Antik 2019, Senin (26/8/2019).

Namun, sebelum melakukan transaksi, petugas berhasil melihat gelagat mencurigakan dari pelaku sehingga berhasil diamankan.

AYO BACA : Orang Tak Dikenal Bakar Mobil Dinas Bupati Tegal

\"Dua paket sabu seberat 2,30 gram berhasil kita amankan,\" ucapnya.

Menurut Kapolres, pihaknya telah mengantongi nama warga binaan yang memesan sabu kepada pelaku.

\"Saat ini kami masih pertajam dan melakukan pengembangan kasus. Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) jo 112 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara,\" tuturnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Mbong, ia hanya disuruh mengambil paket sabu di Pekalongan kemudian dilemparkan ke Lapas Tegal.

\"Saya disuruh ambil paket di Pekalongan dan saya dikasih uang transport Rp 300.000 untuk ongkos ke Tegal. Di Tegal saya disuruh melemparkan sabu ke Lapas,\" katanya.

AYO BACA : Satpol PP Tambah Personel Pengamanan Bupati Tegal

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar