Polisi Olah TKP Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang

  Jumat, 20 September 2019   Abdul Arif
Tim Korlantas Polri bersama Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Slawi AKP Adiel Ariesto melakukan olah tempat kejadian perkara kasus kecelakaan yang menewaskan lima korban di Jalan Tol Pejagan-Pemalang, (ANTARA FOTO/Kutnadi)

TEGAL, AYOTEGAL.COM-- Kecelakaan antara mobil ambulans dengan sebuah truk di ruas Tol Pejagan-Pemalang KM 300-400 mengakibatkan lima korban meninggal dunia. Kepolisian Resor Slawi, Jawa Tengah, bersama Korlantas Polri pun menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi tersebut.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Slawi AKP Adiel Ariesto di Slawi, Jumat, mengatakan bahwa polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan itu dan melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian.

AYO BACA : Pojok Baca Perpuda Mr Besar Martokoesoemo Hadir di Kantor Kejaksaan

"Kami masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab terjadinya kasus kecelakaan. Kita juga masih memeriksa para saksi," katanya, Jumat (20/9/2019).

Menurut dia, sebanyak lima korban meninggal dunia yaitu penumpang ambulans. Empat korban meninggal dunia di lokasi kejadian perkara sedang satu lainnya meninggal setelah dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Kabupaten Pemalang.

AYO BACA : Sebelum Dilarung, Tujuh Ancak Kepala Kerbau Diarak Keliling Kota

Korban tewas adalah pengemudi ambulans Satimun (38), dan Imam (40), Nasid (37), Rohmadi (40), serta Sarjito (45), semuanya warga Kecamatan warga Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang Selatan.

Kronologi kasus kecelakaan itu berawal saat mobil ambulans bernomor polisi B-8702-CW melaju dari arah Jakarta (barat) menuju Semarang (timur) melaju pada lajur kanan dengan kecepatan tinggi.

Namun, diduga mobil ambulans itu mendadak oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang truk berpelat nomor polisi B-9562-UIU yang melaju dari arah yang sama.

Sopir truk Zaenal Abidin mengatakan dirinya kaget saat truk yang dikemudikan terdorong oleh mobil daria arah belakang.

"Saat itu, saya kemudian menghentikan laju truk dan turun untuk menolong para korban yang berada di dalam mobil ambulan itu," tuturnya.

AYO BACA : Kolam Retensi Tegalsari Mulai Digarap, Siap Tampung 40.000 Kubik Air

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar