Perpusda Kota Tegal Gelar Dialog Publik Sherbu Tegalan

  Jumat, 20 September 2019   Dwi Ariadi
Kepala Bidang Perpustakaan, Wiluyo dan buku yang akan dilaunching. (Dwi Ariadi/ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM-- Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kota Tegal Mr. Besar Martokoesoemo  akan menggelar “Dialog Publik” terkait Inovasi Publisher Buku Lokal/Tegalan (Sherbu Lokalan). Penerbit tersebut meluncurkan 5 buku karya penulis Tegal dan bedah buku pada 25 September 2019.

Sejumlah pakar sastra Kota Tegal diundang. Mereka di antaranya Dr Maufur, Yono Daryono, Atmo Tan Sidik, dan Dwi Ery Santoso dengan moderator Suriali Andi Kustomo.

AYO BACA : Mahasiswa TI PHB Tegal Juarai Smart IT-Fest UNS

Wiluyo, Kepala Bidang Perpustakaan mengatakan, kegiatan tersebut seiring dengan tekad Pemkot Tegal agar OPD sebanyak mungkin membuat inovasi dalam berkinerja dan melayani masyarakat, yakni menjadi Publisher Buku Lokal/Tegalan (Sherbu Lokalan).

“Kinerja Perpusda saat ini tak lagi hanya menjadi tempat rekreasi baca, tapi juga melibatkan masyarakat dalam berbagai hal. Salah satunya dengan menerbitkan buku-buku penulis Kota Tegal, baik yang berbahasa Indonesia, maupun Bahasa Tegalan,” katanya.

AYO BACA : HUT Polantas, Satlantas Polres Tegal Kota Gelar Donor Darah

Dikatakan, inovasi Sherbu Lokalan tahun 2019 ini, telah menghasilkan 5 judul buku, 2 buku di antaranya karya cerpen berbahasa Tegalan.

Kelima buku tersebut, karya penulis Kota Tegal, yakni berjudul Distorsi Rasa (SMKN 2), Dialog Sunyi, Cinta Perempuan dan Langkah Panjang karya Bontot Sukandar, Ziarah di Perkebunan Randu karya Piek Ardijanto Soeprijadi, Centong dan Duksina. 

Kedua buku yang disebut terakhir merupakan karya guru-guru SMP Negeri Tegal yang tergabung dalam wadah “Centong” (Komunitas Cerpenis Tegalan).”

Sastrawan Tegalan, Lanang Setiawan, salah satu editor dua buku cerpen para guru, merespon positif apa yang ditempuh  Perpusda.

“Semoga Perpusda konsisten dengan inovasi tersebut. Saya meminta  Pemkot dan DPRD mengalokasikan anggaran untuk penerbitan karya-karya lokal, khususnya yang berbahasa Tegalan menjadi buku pustaka,” tandas Lanang.

AYO BACA : Prajurit Yonif 407/PK Ikuti Latihan Uji Siap Tempur 4 Hari

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar