Ikan Asap Muarareja, Tambah Daftar Deretan Buah Tangan Khas Kota Bahari

  Senin, 14 Oktober 2019   Lilisnawati
Ikan asap milik Pak Slamet, buah tangan khas Kota Tegal

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Kota Tegal sebagai kota pesisir, menjadikan masyarakatnya banyak yang menggantungkan nasib dari hasil laut.

Satu di antaranya, pasangan suami istri Slamet (45) dan Rina (40) warga Kelurahan Muarareja Kota Tegal yang memilih bisnis ikan asap.

Ditemui di rumahnya, Rina mengaku sudah merintis bisnis tersebut sejak 2012. Keduanya pun mengaku belajar mengasap ikan secara otodidak.

"Sebelum bisnis ikan asap, dulu sempat jualan ikan basah tapi bahan bakunya sering susah. Jadi kita beralih ke ikan asap," kata Rina disela-sela kesibukannya mengasap ikan, Senin (14/10/2019).

Kini, bisnis ikan asap miliknya itu menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas Kota Bahari.

"Ada yang ke sini sengaja beli ikan asap buat oleh-oleh ke luar kota. Tapi kebanyakan buat konsumsi sehari-hari," ucapnya.

Dalam sehari ia bisa mengasap 50-70 kilogram ikan. Bahkan, jika ramai pesanan, dirinya mampu mengasap 100 kilogram ikan.

Untuk harganya, satu ekor ikan asap jenis salem dan ikan pari hanya dijual dari Rp2.500 sampai Rp4.000 per ekor.

Dirinya pun menjamin kualitas ikan asapnya lain daripada yang lain. Sebab, selain menggunakan ikan yang segar, proses mengasapnya pun secara mendadak.

"Jadi setiap hari dari jam 07.00 sampai 15.00 WIB kita ngasap ikan, pembeli bisa langsung ke rumah. Jadi sudah pasti ikan tidak bau, karena begitu ikan matang kita jual," tuturnya.

Selain itu, bisnisnya itu sudah mendapat ijin P-IRT dari Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Tempatnya yang strategis yaitu tepat di pintu masuk obyek wisata Pantai Muarareja Indah atau di Jalan Brawijaya Muara 2, Kelurahan Muarareja, Kota Tegal membuat ikan asap Nur Slamet mudah dijangkau.

"Bagi masyarakat yang dari arah Jakarta bisa melewati Jalan Mataram atau Terminal Tegal lurus ke utara, perempatan Jalingkut masih ke utara mentok sampai pintu masuk Pantai Muarareja," ujarnya.

Sementara dari arah Semarang, bisa melewati Jalingkut kemudian ke Jalan Blanak kemudian ke Jalan Brawijaya, Kota Tegal.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar