Akses Informasi Pelajar SMA di Tegal Didominasi dari Medsos

  Selasa, 29 Oktober 2019   Dwi Ariadi
Arri Widiarto dari Ayo Media Network memberikan materi pelatihan jurnalistik dalam kegiatan yang digelar Humas Pemkot Tegal. (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Dalam mengakses informasi bagi kalangan pelajar SMA di Kota Tegal sudah bergeser ke digital, terutama media sosial yang paling dominan.

Seperti yang diakui oleh pelajar SMA/SMK/MA sederajat yang mengikuti pelatihan jurnalistik online di gedung eks- Samsat Komplek Balaikota Tegal, Selasa (29/10/2019).

Dalam kegiatan itu diselenggarakan oleh Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal tersebut, mereka mengaku dengan kemudahan melalui smartphone segala macam informasi bisa diakses, termasuk juga sekaligus bisa menjadi kreator.

Kegiatan yang mengusung tema Jurnalistik Online Menuju Era Digital tersebut, menghadirkan narasumber Arri Widiarto dan Dwi Ariadi dari Ayo Media Network.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tegal, Hendiati Bintang Takarini, pelatihan jurnalistik ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa-siswi SMA sederajat di Kota Tegal dalam bidang jurnalistik.

“Karena kami menyadari kegiatan jurnalistik merupakan bakat yang harus diasah sejak dini. Sehingga melalui kegiatan jurnalistik, bakat siswa terhadap kegiatan menulis menjadi terasah dengan baik,” kata Hendiati Bintang.

Dikatakan, pada era sekarang ini, seseorang tidak bisa dilepaskan begitu saja dari berbagai informasi yang berseliweran di berbagai media, baik cetak maupun elektronik, bahkan di media sosial.

 ''Jika tidak berhati-hati terhadap perkembangan teknologi informasi, maka akan bisa bermata dua seperti pedang. Informasi bisa bernilai positif dan juga bisa bernilai negatif," imbuhnya. 

“Untuk itu, para siswa harus bisa menjaring dan membaca. sehingga tidak mudah menerima informasi dari sumber media sosial tanpa melakukan konfirmasi atau klarifikasi objektivitas sebuah informasi,” ujarnya.

Adapun Arri Widiarto menuturkan 130 juta penduduk Indonesia aktif menggunakan media sosial seperti youtube, facebook, instagram, whatsapp, twitter dan sebagainnya.

Pada kesempatan tersebut para siswa juga diajarkan untuk membuat konten dan unggah konten dengan ketepatan waktu prime time.

“Instagram, facebook, twitter, youtube dan mempunyai waktu terbaik untuk mengunggah konten,” ungkap Arri.

Sementara itu,  Dwi Ariadi memaparkan materi cara menulis jurnalistik online seperti menggunakan bahasa lugas dan pentingnya data digital.(Dwi Ariadi)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar