Verivali Data, Dinsos Temukan 8.206 Jiwa Tak Layak Terima JKN PBI APBD

  Selasa, 12 November 2019   Lilisnawati
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi saat ditemui di kantornya, Selasa (12/11/2019). (Lilisnawati/Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Dinas Sosial Kota Tegal telah melaskanakan verifikasi dan validasi (Verivali) data Peserta Bantuan Iuran (PBI) APBD Kota Tegal Tahun 2019.

Hasilnya, Dinsos Kota Tegal menemukan 8.206 jiwa sudah tidak layak menjadi peserta jaminan kesehatan dari pembiayaan PBI APBD Kota Tegal.

"Setelah dilakukan verivali sejak 1 Agustus sampai 8 September 2019, kita menemukan ada 8.206 jiwa sudah tidak layak menjadi peserta jaminan kesehatan PBI," ujar Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kota Tegal, Endah Pratiwi saat ditemui di kantornya, Selasa (12/11/2019).

Disampaikan Endah, mereka yang dinyatakan tidak layak di antaranya peserta sudah mampu, meninggal dunia, ganda dan pindah.

"Inilah pentingnya verivali data, kita bisa tahu data terbaru. Siapa yang sudah pindah, meninggal dunia bahkan yang ganda," ucapnya.

Dengan begitu, ia berharap verivali bisa terus berkelanjutan agar pemberian JKN pembiayaan PBI APBD benar-benar tepat sasaran.

Ia mengungkapkan sebelum dilakukan verivali, jumlah peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan pembiayaan PBI APBD di Kota Tegal sebanyak 33.331 jiwa.

"Dari jumlah tersebut 25.125 jiwa masih dianggap layak menerima JKN dengan pembiayaan PBI APBD," jelasnya.

Menurutnya, dari hasil verivali tersebut, data akan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Tegal, untuk ditindaklanjuti.

"Penghapusan data itu kewenangannya ada di Dinkes. Apakah mau dicoret atau engga. Kita hanya memberikan data sesuai hasil verivali. Dan sesuai hasil tersebut memang layak dicoret," tuturnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar