Dewan Kritik Penyampaian Pengantar Nota Keuangan Pemkot Tegal

  Rabu, 13 November 2019   Lilisnawati
Ketua Komisi III Edy Suripno. (Lilisnawati Ayotegal.com)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- DPRD Kota Tegal menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Wali Kota Tegal atas pengantar nota keuangan Raperda Kota Tegal tentang APBD Kota Tegal tahun anggran 2020, Rabu (13/11/2019).

Penyampaian pengantar nota keuangan Pemkot Tegal yang dibacakan Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi mendapat kritik pedas dari DPRD Kota Tegal.

Satu di antaranya Ketua Komisi III DPRD Kota Tegal Edy Suripno. Dirinya menyebut penyampaian pengantar nota keuangan menjadi pengantar nota keuangan terburuk yang disajikan pemerintah daerah kepada DPRD. 

AYO BACA : Pemkot Tegal Sampaikan Pengantar Nota Keuangan

\"Ini pengantar nota keuangan tahun 2020 terburuk yang pernah terjadi,\" ujar Uyip sapaan akrabnya usai penyampaian pengantar nota keuangan oleh Wakil Wali Kota Tegal.

Sebab, di dalam pengantar nota keuangan, tidak dijabarkan program-program pemerintahan Dedy-Jumadi di tahun 2020.

Selain itu, sebagaimana lazimnya pengantar nota keuangan, juga dipaparkan pendapatan pemerintah daerah dari mulai pendapatan pajak, retribusi dan pendapatan yang lainnya.

AYO BACA : Jumadi Tawarkan Kota Tegal Jadi Laboratorium Hidup Pengelolaan Sampah

Kemudian terkait belanja langsung dan tidak langsung. Seharusnya dijabarkan berapa belanja pegawai, berapa belanja barang dan jasa serta berapa belanja modal.

Menurutnya, hal itu tidak dipaparkan dalam penyampaian nota keuangan.

\"Maka, saya menilai nota pengantar di tahun 2020, terburuk yang pernah terjadi. Ada apa ini? Kenapa pengantar nota keuangan disajikan sangat sederhana dan tidak proposional,\" tuturnya. 

Senada dengan Uyip, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zainal menegaskan seharusnya penyampaian pengantar nota keuangan dibarengi dengan pemaparan program visi misi Dedy-Jumadi.

\"Penyampaian nota keuangan harus dibarengi dengan penyampaian program-program yang akan dilakukan. Terlebih, ini merupakan tahun pertama pemerintahan Dedy-Jumadi,\" tuturnya.

Untuk itu, catatan-catatan yang disampaikan pada rapat paripurna agar diperhatikan betul oleh Pemerintah Kota Tegal. 

AYO BACA : Verivali Data, Dinsos Temukan 8.206 Jiwa Tak Layak Terima JKN PBI APBD

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar