Pilkades di Tegal Lancar, Bupati Umi: Kalah Menang Harus Legawa

  Rabu, 20 November 2019   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Dandim 0712/ Tegal Letkol Inf Richard Arnold YS serta Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto memantau Pilkades serentak, Rabu (20/11/2019).

LEBAKSIU, AYOTEGAL.COM - Pelaksanaan Pilkades Serentak Gelombang III di Kabupaten Tegal, Rabu (20/11/2019) berlangsung aman dan lancar.

\"Alhamdulillah, setelah kami pantau semuanya berjalan aman, lancar, terkendali dan kondusif. Dari Pemkab sendiri sudah melakukan upaya yaitu membekali para panitia secara lengkap melalui Dispermades,\" kata Bupati Tegal Umi Azizah usai monitoring ke beberapa tempat pemungutan suara atau (TPS).

Dalam monitoring tersebut, Bupati didampingi oleh Dandim 0712/ Tegal Letkol Inf Richard Arnold YS serta Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto.

AYO BACA : DPRD Nilai DED Revitalisasi Alun-alun Tegal Kota Belum Matang

Menurut Bupati, Pilkades gelombang III tersebut merupakan hasil evaluasi Pilkades pertama dan kedua.
\nKendala-kendala pada Pilkades pertama dan kedua dapat diantisipasi dan harapannya tidak akan terjadi pada Pilkades ketiga.

\"Kalah menang itu harus legawa. Kontestasi itu ada yang menang dan kalah. Siapapun terpilih harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat,\" paparnya.

Adapun Kapolres  AKBP Dwi Agus Prianto mengatakan dari 117 TPS di Kabupaten Tegal terdapat tiga TPS yang masuk dalam zona rawan.

AYO BACA : Jumadi Hadiri Smart ASEAN Forum, Ini Hal-hal yang Disampaikan

Ketiga TPS Desa Karangmangu Kecamatan Tarub, Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu dan Desa Penusupan Kecamatan Pangkah. Dikatakan Dwi, terdapat beberapa indeks kerawanan yaitu terkait regulasi, kontestasi, aspek partisipasi serta indeks masalah ambang gangguan dan potensi gangguan.

Terkait skema pengamanan, Dandim 0712/ Tegal Richard Arnold YS menyampaikan di setiap TPS dijaga oleh 5 personil, Polri 2 TNI dan 13 Linmas. Sedangkan untuk TPS yang rawan dijaga oleh 7 personil Polri, 2 TNI dan 13 Linmas.

\"Kita akan kawal terus sampai proses penetapan kepala desa terpilih. Saya beserta Kapolres dan Bupati akan terus berkomunikasi untuk mengantisipasi masalah yang kecil supaya tidak menjadi besar,\" tuturnya.

Selain monitoring ke TPS Desa Yamansari, Bupati dan Dandim serta Kapolres juga monitoring ke Desa Kambangan dan Desa Balaradin Kecamatan Lebaksiu. Dari pantauan yang dilihat di ketiga desa tersebut, tidak ditemukannya kendala apapun dan pemilihan berjalan dengan lancar.

AYO BACA : Hadirkan Sejumlah Tokoh, Kongres Sastra Tegalan Usung Konsep Paseduluran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar