Kelas Legislatif di Titis Manganti, Milenial Blak-blakan Bicara Politik

  Selasa, 26 November 2019   Dwi Ariadi
Peserta Kelas Legislatif foto bersama di Pendopo TItis Manganti Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Sekelompok anak muda milenial cukup antusias berbicara soal politik baik tingkat lokal maupun nasional.

Hal itu terlihat dari kegiatan yang diberi nama "Kelas Legislatif" di Pendopo Titis Manganti Desa Dukuhsalam, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, yang digelar selama dua hari, Senin-Selasa (25-26/11/2019).

AYO BACA : Jelang Natal, Harga Telur dan Ayam Potong di Tegal Naik

Menurut penyelenggara, Aistetia Patriandita, dalam kelas legislatif sesion pertama pihaknya menghadirkan narasumber anggota DPR-RI periode 2014-2019, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dan Budiman Sudjatmiko.

Hadir juga sebagai pemantik diskusi, Ketua Antropolog Indonesia, Inang Winarso dan pemerhati budaya Tegal, Teguh Puji Harsono.

AYO BACA : Pemkot Tegal Terima DIPA Rp 695,71 M, Ini Peruntukannya

Mengawali diskusi, Saraswati mengutarakan pengalaman pribadinya ketika menjadi legislator.

"Saat ini yang terjadi dalam politik masih terpaku pada politik tokoh bukan politik policy (kebijakam). Meski sistem terbuka, namun siapa yang punya finansial kuat, mayoritas itu yang menang," katanya.

Sara menegaskan, realitas politiklah yang menyebabkan dalam percaturan politik rentan dengan politik uang.
Karena itu, ia menyarankan pada kalangan milenial kalau belum kokoh secara finansial jangan terjun ke politik.

"Banyak caleg gila karena belum siap dengan finansial karensa sistem pendidikan politik masyarakat yang menghendaki seperti itu,'ujarnya.
Untuk merubah kondisi tersebut, Sara menyarankan pemuda lintas partai bersatu untuk memberikan pendidikan politik ke masyarakat yang lebih etis.

Adapun Inang Winarso lebih sepakat pada pelajaran dari sejarah Sumpah Pemuda. ''Kekuatan pemuda di awal kemerdekaan bukan pendekatan politik karena mereka mewakili daerahnya masing-masing. Dari pendekatan budaya itulah bisa membentuk negara kesatuan," tandasnya.

AYO BACA : Ingat! Mulai 1 Desember Dishub Berlakukan One Way di Simpang Jakarta

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar