40 Wirausaha Baru di Tegal Dilatih Jadi Juragan Keripik Standar Ekspor

  Rabu, 27 November 2019   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi saat memberikan selamat kepada para wirausaha baru, Selasa (26/11/2019) (Humas Pemkot Tegal).

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal, menggelar pelatihan wirausaha baru menjadi juragan kripik pisang standar ekspor, Selasa (26/11/2019).

Pelatihan yang berlangsung di ballroom Laboratorium Klinik Pramita, diikuti sedikitnya 40 calon juragan keripik pisang yang berhasil lolos tahap administrasi rekrutmen pelatihan Disnakerin Kota Tegal.

"Pelatihan yang kita adakan itu dirancang untuk wirausaha baru. Mereka yang benar-benar belum punya usaha kita latih jadi juragan keripik," kata Kepala Disnakerin Kota Tegal Heru Setyawan saat dihubungi Ayotegal.com, Selasa (26/11/2019).

Mereka dibekali keterampilan membuat keripik pisang standar ekspor, seperti bagaimana manajemen bisnisnya, strategi pemasaran baik lokal maupun ekspor, pengemasan dan lain sebagainya.

"Untuk menerapkan hasil pelatihan, peserta kita siapkan semacam perusahaan yang memiliki direktur, wakil direktur, manajer pemasaran, dan lainnya," katanya.

Dari 40 peserta, lanjut Heru, dibagi menjadi delapan kelompok, satu kelompok terdiri dari lima orang.

"Tiap kelompok akan memproduksi keripik di masing-masing rumah produksinya. Namun, dari hasil produksi tiap kelompok, brandnya tetap satu yakni Tegal Chips wirausaha baru binaan Disnakerin Kota Tegal," ujarnya.

Meski diproduksi di delapan titik rumah produksi, dengan bekal pelatihan yang telah diberikan, ia berharap rasa keripiknya akan sama.

"Alhamdulillah, pelatihan ini didukung oleh Pak Wakil. Beliau berharap, ini bisa menjadi laboratorium wirausaha baru," tuturnya.

Sementara dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi secara langsung memberikan semangat kepada para peserta pelatihan.

"Terus bersemangat untuk berkolaborasi. Apa yang diajarkan mohon untuk dimanfaatkan dengan baik," ucapnya.

Tak lupa, dirinya juga berpesan agar dalam menjual produknya nanti harus bisa membaca pasar dan momen. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar