6 Calon Sekda Kota Ikuti Uji Kompetensi, Dedy Yon Tak Mau Salah Pilih

  Rabu, 27 November 2019   Lilisnawati
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan arahan pada uji kompetensi calon Sekda Kota Tegal, Rabu (27/11/2019). (Humas Pemkot Tegal)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM- Enam calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal mengikuti uji kompetensi manajerial dan sosio kultural di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (27/11/2019).

Keenam calon Sekda Kota Tegal yakni Johardi yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Irkar Yuswan Apendi yang menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Tegal.

Selain itu, Joko Sukur Baharudin yang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tegal, Bajari yang menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tegal.

AYO BACA : Pemkot Tegal Terima DIPA Rp 695,71 M, Ini Peruntukannya

Ada pula calon dari Kabupaten Tegal yakni Nurhayati yang menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal dan Suspriyanti sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Tegal.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berharap Tim Pansel dapat memberikan ujian dan dapat menunjukkan calon sekda yang berkualitas dan bukan orang yang memiliki permasalahan hukum.

\"Jangan sampai setelah diangkat ternyata orangnya bermasalah. Jangan sampai salah memilih orang. Oleh karena itu rekam jejak penting, harus steril dan harus benar,\" tegasnya.

AYO BACA : 40 Wirausaha Baru di Tegal Dilatih Jadi Juragan Keripik Standar Ekspor

Menurutnya, proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekda Kota Tegal secara terbuka dan kompetitif ini, telah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

\"Ini akan menjadi tonggak awal bagi kami untuk melaksanakan amanat reformasi birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan yang berdedikasi menuju Kota Tegal yang bersih, demokratis, disiplin dan inovatif,\" katanya.

Dengan dipilihnya sekda definitif, ia juga mengharapkan di tahun 2020, sudah tidak ada lagi Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemkot Tegal.

\"Tahun depan sudah 100 persen sampai ke struktural di bawahnya harus lengkap,\" ujarnya. 

AYO BACA : Komunitas Sastrawan Tegal Gelar Kongres Sastra Tegalan, Ini Maksudnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar