Kota Tegal Pamerkan Ragam Inovasi Warung Teknologi Kelurahan, Ada Alat Pipil Jagung

  Jumat, 06 Desember 2019   Dwi Ariadi
Wakil Wali Kota Tegal M Jumadi memperlihatkan inovasi Warung Teknologi Kelurahan (Wartekel) di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota Tegal, Jumat (6/12/2012). (Ayotegal.com/Dwi Ariadi)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM - Kegiatan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) yang digelar oleh Pemkot Tegal diikuti oleh Warung Teknologi Kelurahan (Wartekel) yang memamerkan inovasi  di halaman Pendopo Ki Gede Sebayu Komplek Balai Kota Tegal, Jumat (6/12/2012).

Puluhan inovasi teknologi dari masing-masing kelurahan ini akan merebutkan inovasi terbaik. Beragam inovasi TTG dipamerkan seperti alat pipil jagung, gergaji dobyang selendang mini serutan atau oyotan bambu, ayunan bayi otomatis, alat pengiris tempe, penetas telur, paving berbahan sampah plastik dan sebagainya.

Selain adu inovasi Wartekel, pada kesempatan tersebut juga digelar Gebyar Pasar UKM yang diikuti oleh 41 UKM. Acara tersebut berlangsung selama 6-8 Desember 2019.

AYO BACA : Komunitas Sastrawan Tegal Gelar Kongres Sastra Tegalan, Ini Maksudnya

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal Heru Setyawan mengatakan, gelar TTG dimaksudkan untuk memperkenalkan berbagai jenis TTG kepada masyarakat. 

\"Menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang perkembangan dan kemajuan TTG serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kuantitas produksi diberbagai sektor usaha,\" katanya.

Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, acara tersebut bisa menjadi kegiatan pengenalan produk-produk baru berbasis teknologi tepat guna, juga sekaligus menjadi ajang peningkatan pangsa produk IKM yang sudah ada untuk pengembangan pasarnya.

AYO BACA : Mahasiswa Prodi BK UPS Tegal Gelar Praktikum Fest 2019, Ini Sasarannya

“Apalagi potensi ekonomi Kota Tegal cukup besar. Seperti kita ketahui bersama, beberapa produk unggulan telah menjadi produk dalam dan luar negeri seperti logam, batik, tenun, kerajinan, makanan olahan, shuttlecock  dan telur itik,” kata Jumadi.

Apabila potensi tersebut dikelola dengan baik, Jumadi meyakini ekonomi Kota Tegal akan maju. Untuk itu, produk-produk baru yang dikembangkan masyarakat juga perlu fiangkat, terutama binaan Wartekkel maupun Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek).

Hal tersebut untuk mendorong perajin industri kecil agar mengembangkan produknya. Sehingga diharapkan dengan produk yang berkualitas maka pasarnya dapat berkembang dengan pesat.

Pada kesempatan tersebut Disnakerin Kota Tegal juga mengenalkan produk Tegal Chip atau keripik pisang. Tegal Chip diproduksi wirausaha baru binaan Disnakerin Kota Tegal yang produksinya standar ekspor.

Simak Juga Video Serunya Berkuda di Sembrani Stable Ini:

AYO BACA : Tim Verifikasi ODF Jateng Tinjau 8 Desa di Kabupaten Tegal, Ini Hasilnya

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar