Gelombang Tinggi, Nelayan Tradisional di Tegal Diimbau Tak Melaut

  Sabtu, 11 Januari 2020   Lilisnawati
Nelayan di Kota Tegal tengah memperbaiki jaring untuk peraiapan melaut, Sabtu (4/1/2020). (Ayosemarang.com/Lilisnawati)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tegal mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di Perairan Utara Jawa Tengah dan Laut Jawa Tengah.

Tinggi gelombang diprakirakaan antara 1,25 sampai 2,5 meter dan akan berlangsung 11-14 Januari 2020.

Prakirawan BMKG Tegal Hendy mengatakan, gelombang tinggi diakibatkan adanya siklus eddy di Perairan Barat Aceh dan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dan selatan.

"Gelombang tinggi diprakirakan berlangsung dari 11-14 Januari 2020," katanya saat dihubungi, Sabtu (11/1/2020).

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada para nelayan khususnya nelayan tradisional di Kota Tegal sekitarnya agar tidak memaksakan untuk melaut.

"Supaya kejadian hilangnya nelayan Kota Tegal dan saat ini masih dalam proses pencarian tidak terulang," ucapnya.

Selain itu, BMKG juga mengimbau kepada masyarakat yang akan beraktivitas di pantai dan sekitarnya agar tetap waspada.

"Menjaga jarak dari bibir pantai dan tidak melakukan kegiatan di laut seperti berenang, snorkling atau yang lainnya karena berbahaya," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar