Tim Medis Turunkan Status Pasien Suspect Virus Corona di Tegal

  Selasa, 04 Februari 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi bersama Plt Direktur RSUD Kardinah dr Hery Susanto saat melakukan konferensi pers terkait pasien suspect virus corona, Selasa (4/2/2020).(Lilisnawati Ayotegal.com)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah telah mengeluarkan hasil pemeriksaan pasien yang diduga terinfeksi Virus Corona.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim Medis RSUD Kardinah akhirnya menurunkan status pasien, dari suspect corona menjadi pasien dalam pengawasan.

Hal itu terungkap saat RSUD Kardinah menggelar konferensi pers, Selasa (4/2/2020).

Sebelumnya, pasien berinisial W (24) warga Kota Tegal dirujuk ke RSUD Kardinah karena mengalami gejala virus corona. Di antaranya demam, batuk dan sesak nafas.

AYO BACA : Siap-siap, Tegal Alami Pemadaman Bergilir Hari Ini

Pasien dirujuk dari Puskesmas Margadana Kota Tegal, Senin (3/2/2020).

Dokter penanggung jawab dr Reni Ari Martani SpP mengatakan, pasien yang diduga terinfekai virus corona didiagnosa pneumonia atau radang paru-paru.

\"Meski sudah turun status, Tim Medis RSUD Kardinah masih menunggu hasil uji lab tenggorokan dari Litbang Kemenkes di Jawa Tengah,\" ujar

Menurutnya, hal itu untuk memastikan apakah pasien terjangkit virus corona atau tidak.

AYO BACA : Kota Tegal Diprediksi Diguyur Hujan Saat Siang dan Sore Hari

\"Kami telah mengirimkan sampel usapan tenggorokan ke Litbang Kemenkes. Hasilnya bisa keluar dalam lima hari ke depan. Untuk memastikan terjangkit virus Corona atau tidak,\" jelasnya.

Ia mengatakan, saat ini pasien masih dalam pengawasan di ruang isolasi RSUD Kardinah meski kondisinya sudah membaik.

\"Saat ini kondisi pasien sudah membaik. Sudah tidak demam, tapi masih ada batuk. Pasien sendiri sudah menjalani perawatan selama lima hari,\" terangnya.

Dirinya menambahkan, pasien masih membutuhkan waktu pengawasan selama 14 hari.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kardinah dr Hery Susanto Sp A mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan dokter spesialis, ruang isolasi, alat pelindung diri (APD) pasien dan petugas, serta obat-obatan.

\"Kita sudah mempersiapkan itu, untuk mengantisipasi ada hal kemungkinan bisa terjadi,\" katanya. 

AYO BACA : Kota Tegal Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar