Pemkot Tegal Siap Terapkan Program Peta Zona Nilai Tanah

  Selasa, 11 Februari 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi saat memimpin rapat bersama ATR/BPN dan STPN menindaklanjuti program peta zona nilai tanah, Senin (10/2/2020). (Humas Pemkot Tegal)

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM-- Pemerintah Kota Tegal segera meluncurkan program peta Zona Nilai Tanah (ZNT) berbasis bidang dan aplikasi monitoring pembayaran pajak di Kota Tegal.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemkot Tegal, Kantor Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR /BPN) dan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta.

Rencana kerjasama antara ketiga belah pihak disampaikan dalam rapat tindak lanjut yang diselenggarakan Pemkot, ATR/BPN dan STPN di Kantor ATR/BPN Kota Tegal, Senin (10/2/2020).

AYO BACA : Cerita Keluarga Orang Berkelamin Ganda Asal Tegal yang Viral di Youtube

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menginstruksikan kepada dinas terkait melalui BP4D, Bagian Tata Pemerintahan, Dinas Kominfo dan Badan Keuangan Daerah untuk langsung melakukan MoU dengan STPN Yogyakarta sebagai langkah lanjutan.

Sementara Kepala ART/BPN Kota Tegal Siyamto mengungkapkan, bahwa Zona Nilai Tanah penting sebagai database yang dapat digunakan dalam mendukung program pembangunan smart city Kota Tegal.

Menurut Siyamto akan banyak keuntungan, selain berpotensi meningkatkan PAD Kota Tegal, data dalam Peta ZNT akan sangat bermanfaat sebagai acuan program pembangunan karena itu dirinya berharap program ini segera dapat dilaksanakan.

AYO BACA : Siap-siap, Sejumlah Titik di Wilayah Dukuhturi Kota Tegal Dijadwalkan Padam

Senada dengan Siyamto, Kepala STPN Yogyakarta Dr Ir Senthot Sudirman mengatakan bahwa Peta ZNT dibuat untuk memberikan seluruh informasi pada bidang tanah.

Data tersebut merupakan aset yang dapat dijadikan data base sebagai data tunggal yang akan dapat digunakan bersama.

Adapun terkait aplikasi monitoring pembayaran pajak, dirinya menilai hal itu akan sangat bermanfaat dalam memantau pembayaran pajak dari para wajib pajak.

\"Dari data pemilik tanah, nomer sertifikat hingga data pihak pengelola tanah atau lahan tersebut akan diketahui dari aplikasi tersebut,\" ucapnya.

Menurutnya peta ZNT dan aplikasi tersebut akan menjadi aset yang sangat berharga nantinya, karena sangat memudahkan dalam perencanaan pembangunan.

\"Sebagai bentuk kesiapanya, kita telah mengirim sejumlah 10 taruna STPN sebagai langkah awal yang akan membantu mengupdate peta bidang tanah di Kota Tegal untuk menghasilkan platform bidang tanah terbaru,\" pungkasnya.

AYO BACA : Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar Masih Tinggi

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar