Dampak Covid-19, Stasiun Tegal Alami Penurunan Penumpang Hingga 25%

  Selasa, 17 Maret 2020   Lilisnawati
Stasiun Tegal, Selasa (17/3/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Mewabahnya virus korona atau Covid-19 di wilayah Indonesia, berdampak pada penurunan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Tegal.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat, penurunan penumpang terjadi sejak, Minggu (16/3/2020) yakni sebesar 6,5%.

Bahkan, pada Senin (17/3/2020) penurunan penumpang mencapai 25%.

Hal itu diungkapkan Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro saat dihubungi, Selasa (17/3/2020).

"Sejak virus korona merebak, banyak sekali imbasnya. Terutama penurunan aktivitas penumpang, khususnya di wilayah Daop 4 Semarang," ungkapnya.

Untuk mencegah penyebaran virus korona, pihaknya pun sudah melakukan penyemprotan disinfektan pada kereta-kereta penumpang.

"Setiap hari kereta-kereta juga rutin dicuci baik ekterior maupun interior, khususnya toilet kereta," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik di Stasiun Tegal, seperti di pintu masuk, pintu keluar, musala, toilet dan lainnya.

"Sementara baru disediakan hand sanitizer, belum menerapkan pengecekan suhu tubuh penumpang karena masih dalam proses pengadaan dari pusat," katanya.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau agar masyarakat yang hendak berpergian menggunakan jasa kereta api agar memperhatikan kesehatan diri sendiri.

"Kalau dirasa badan kurang sehat sebaiknya ditunda dulu perjalanannya. Kami juga memberikan kebijakan mengembalikan tiket penumpang secara utuh," ucapnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar