Dampak PSBB Bagi Pedagang Pasar di Tegal, Daya Beli Menurun

  Sabtu, 25 April 2020   Lilisnawati
Suasana di Pasar Pagi Kota Tegal. (Atotegal.com/Lilisnawati)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tegal memasuki hari ketiga.

Aktivitas masyarakat pun masih tampak normal. Tak terkecuali aktivitas di Pasar Pagi Kota Tegal.

Sejumlah pedagang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) mengeluhkan adanya daya beli masyarakat yang menurun.

Seperti yang dialami pedagang beras di Pasar Pagi Blok C Kota Tegal, Rofiq (50). Ia mengatakan, meski saat ini sudah memasuki awal Ramadan, namun pembeli masih sepi.

Terlebih, saat ini ada penutupan sejumlah akses masuk Kota Tegal karena ada PSBB.

"Ya karena jalan banyak yang ditutup, jadi masyarakat jadi malas ke pasar," katanya, Sabtu (25/4/2020).

Ia mengatakan, saat ini harga beras masih tergolong stabil, yaitu Rp11.000 perkilo untuk harga beras premium. Sedang medium Rp 8.500 perkilogramnya.

Rofiq sendiri setuju dan mendukung adanya kebijakan PSBB untuk memutus mata rantai penularan virus korona.

Hal serupa juga dikeluhkan oleh pedagang telur ayam, Tere (34). Menurutnya, menurunnya pembeli telur karena banyak warung makan yang tutup.

Bahkan, kata Tere, penurunan pembeli telur sejak merebaknya virus korona di Kota Tegal.

Tere mengatakan, harga telur saat ini masih stabil, yaitu Rp21.500 perkilogram.

"Kemarin sempat Rp23.000 perkilo. Biasanya kalau sudah masuk awal Ramadan, harga telur naik. Sekarang stabil," ungkapnya.

Dirinya juga setuju dengan adanya kebijakan PSBB yang diperuntukan untuk mencegah merebaknya penularan virus korona.

"PSBB ya ada bagusnya. Cuma dampaknya di pasar pembeli jadi berkurang. Harapannya, mudah-mudahan semua lekas membaik. Kita sebai masyarakat mengikuti aja," ucapnya. 

Selain itu, berdasarkan pantauan, harga sejumlah cabai dan daging ayam ras di Pasar Pagi Kota Tegal juga cenderung menurun. 

Seperti harga cabai merah besar, rawit putih, rawit ijo dan cabai merah besar hanya Rp15.000 perkilogramnya. Sedang harga rawit merah terpantau Rp30.000 perkilogramnya. 

Sementara harga ayam ras Rp32.000 perkilonya, turun dari harga sebelumnya Rp35.000 perkilogramnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar