Swab Ulang, 44 Orang di Kota Tegal Dinyatakan Negatif Covid-19

  Rabu, 12 Agustus 2020   Lilisnawati
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Primawati Indrawari saat melakukan konferensi pers, Rabu (12/8/2020).(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal dr Sri Primawati Indraswari mengungkapkan, kasus positif Covid-19 di Kota Tegal hingga, Rabu (12/8/2020) ada sebanyak 45 orang.

Jumlah tersebut didapat dari hasil swab massal yang dilakukan Pemerintah Kota Tegal dari 30 Juli hingga 6 Agustus 2020.

Menurutnya, dari jumlah tersebut 44 orang di antaranya sudah dinyatakan negatif dan sembuh setelah melakukan swab ulang dan isolasi mandiri. Sementara satu orang lainnya masih dirawat.

"Swab massal pertama kan ada tiga yang positif dari total 64 yang diperiksa. Kemudian kita tracing melalui swab tes pada 1 Agustus, 276 dinyatakan positif dari total 324 orang," ungkap Prima saat konferensi pers di Pendopo Ki Gede Sebayu, Rabu (12/8/2020).

Kemudian, Dinkes Kota Tegal juga kembali melakukan swab massal dengan peserta 266 dan hasilnya semuanya negatif.

Selanjutnya pada 5 Agustus 2020, pihaknya melakukan swab ke 60 orang, hasilnya satu orang dinyatakan negatif.

Disusul pada 6 Agustus 2020, pihaknya kembali melakukan swab massal dengan 65 orang dan hasilnya semuanya negatif. Dengan begitu, Dinkes Kota Tegal telah melakukan tracing kepada 779 orang.

"Ke 44 orang tersebut melakukan swab ulang. Dua orang pada 3 Agustus, 24 orang pada 24 Agustus, dan 18 orang pada 8 Agustus 2020. Hasilnya negatif," jelasnya.

Prima mengatakan, mereka yang positif didominasi oleh tenaga kesehatan. Mereka juga tidak memiliki gejala Covid-19, seperti batuk, demam dan sesak nafas.

"Semuanya sudah menjalani isolasi mandiri dan sudah selesai dengan hasil juga negatif. Jadi mereka sudah bisa kembali ke masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat juga sudah tidak ada kepanikan lagi. Jadi semuanya sudah negatif," ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai pedoman yang baru, masyarakat yang dinyatakan positif namun tidak memiliki gejala hanya perlu melakukan isolasi mandiri.

"Jadi kalau ada orang yang swabnya terkonfirmasi positif namun tidak ada gejala, untuk sembuh atau tidaknya tidak perlu swab ulang. Cuma wajib isolasi mandiri selama 10 hari. Jika tidak ada gejala, maka dinyatakan sembuh. Tetapi jika memang ada gejala, maka masa isolasi bertambah tiga hari," jelasnya

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar