Kantor Pemkab Kendal Jadi Klaster Covid-19, Pelayanan Tatap Muka Ditiadakan

  Rabu, 12 Agustus 2020   Dwi Ariadi
Petugas Dinas Kesehatan Kendal bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Sekreariat Daerah Kendal, pasca dua ASN dinyatakan positif. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOTEGAL.COM - Perkantoran di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kendal menutup pelayanan tatap muka. Pasalnya lingkungan perkantoran Setda Kendal menjadi klaster penyebaran covid-19 selama sepekan ini. 

Penutupan layanan tatap muka dilakukan selama dua hari, Kamis-Jumat (13-14 Agustus 2020) dan akan kembali dibuka pada Selasa (18/08/2020).  

Hingga kemarin, total ASN dan non ASN yang berkantor di lingkungan Setda Kendal yang terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah 16 orang. 

Sekda Kendal, Mohammad Toha awalnya hanya memberlakukan sistem 50% kerja kantor dan 50% kerja dari rumah. Tapi, Rabu (12/8/2020) diambil tindakan meniadakan pelayanan tatap muka di seluruh kantor organisasi perangkat daerah (OPD) di Setda Kendal. 

“ASN tetap masuk sebagian, dan sebagian kerja dari rumah. Tapi kami menyarankan untuk tidak ada layanan tatap muka dengan warga masyarakat. Warga yang datang untuk diarahkan kepada pelayanan online,” kata Toha. 

Di lingkungan Setda Kendal beberapa kantor yang membuka pelayanan tatap muka adalah Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang), Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). 

“Tiga kantor itu kondisinya ditemukan banyak yang positif. Selain itu ada di Bagian Umum, Bagian Pembangunan dan staf Setda Kendal juga ada. Makanya antisipasi betul agar tidak ada lagi penularan,” imbuhnya. 

Selain menutup layanan tatap muka Setda Kendal, Pemkab Kendal juga akan menutup Pasar Weleri di Kecamatan Weleri. Penutupan setelah ditemukan satu orang pedagang terkonfirmasi positif Covid-19.  

“Penutupan tiga hari 13-15 Agustus untuk sterilisasi pasar agar dilakukan penyemprotan cairan disinfektan,” tuturnya. Kepala Dinas Kesehatan Kendal, menambahkan pihaknya kembali melakukan swab di kantor lingkungan Setda Kendal dan rumah dinas Bupati Kendal. Mereka yang menjalani tes swab  diantaranya Bupati Kendal Mirna Annisa dan Sekda Kendal.  “Ada 70 orang yang menjalani swab,” jelasnya.(Edi Prayitno)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar