Jelang Sanksi Denda, Operasi Masker Digelar di Jalur Pantura Kota Tegal

  Jumat, 11 September 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi saat melakukan operasi masker kepada penumpang bus yang melintas di jalur pantura, Jumat (11/9/2020) (Humas Pemkot Tegal).

TEGAL BARAT, AYOTEGAL.COM- Dalam rangka mencegah penular Covid-19, operasi kedisiplinan protokol kesehatan terus digencarkan di Kota Tegal.

Kali ini, Pengadilan Negeri (PN) Kota Tegal menggelar operasi masker dengan menyasar pengendara yang melintas di jalur Pantura atau tepatnya di Jalan Mayjend Sutoyo, Jumat (11/9/2020).

Operasi masker juga didukung oleh TNI-Polri, Satpol PP Kota Tegal, Dishub Kota Tegal, BPBD, PKK dan lainnya.

Bukan hanya itu, Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi juga turut serta melakukan operasi masker.

Dalam kesempatan itu, Jumadi mengapresiasi Pengadilan Negeri Kota Tegal dan seluruh instansi di Kota Tegal yang telah berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam rangka mencegah adanya penularan Covid-19.

"Setiap hari ada sosialisasi operasi pakai masker di wilayah Kota Tegal. Tadi saya, Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri bahu membahu bersinergi berkolaborasi untuk mengedukasi masyarakat untuk wajib pakai masker," ucapnya.

Sebab, mulai pekan depan, pihaknya resmi menerapkan denda Rp100.000 bagi pelanggar protokol kesehatan di Kota Tegal.

"Mulai Minggu depan tidak menggunakan masker akan kita kenakan denda Rp100.000. Itu sudah kita atur dalam Perwal Nomor 13 Tahun 2020 kemudian direvisi Perwal yang baru yakni Perwal Nomor 29 Tahun 2020," ungkapnya.

Menurutnya, Perwal tersebut atas dasar Intruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 dan Instruksi Mendagri Nomor 4 Tahun 2020.

Untuk itu, ia meminta agar masyarakat tetap menjaga diri sendiri, keluarganya, tempat kerja dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Kita akan terus bergarak seperti ini di semua lembaga. Kota Tegal sebagai percontohan dalam bidang pendidikan, penanganan Covid-19 harus bisa dipertahankan, jangan sampai terjadi klaster baru di kantor-kantor," tegasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Ketua Pengadilan Negeri, Djoni Witanto. Menurutnya, perlu adanya sinergi dan kolaborasi antar instansi untuk bersama-sama menangani Covid-19.

"Semua bersinergi antar instansi sepakat masalah Covid-19 harus ditangani bersama-sama. Untuk itu sebagai langkah awal kegiatan di Pengadilan Negeri Kota Tegal menyelenggarakan bakti sosial pembagian masker dan hand sanitizer yang akan disusul kegiatan donor darah dan bersih-bersih pantai," ucapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar