Seorang Meninggal Positif Covid-19, Pegawai Dikbud Kabupaten Tegal Diswab dan Rapid Test

  Senin, 28 September 2020   Dwi Ariadi
pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal, Senin (28/9/2020) menjalani swab.(dok)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Tak kurang dari 119 pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal, Senin (28/9/2020) menjalani swab dan sebagian yang lain rapid test. 

Sejumlah pegawai yang menjalani rapid test dan swab terdiri dari kepala dinas, staf satpam dan tukang kebersihan. Rapid test dan swab sendiri dilaksanakan di Aula Dinas Dikbud. 

Kegiatan tersebut dilakukan setelah salah seorang pegawai berinisial W (51) meninggal akibat positif terkena virus Covid-19. 

Menurut Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal Ahmad Was'ari, ada  70 pegawai yang melakukan kontak erat dengan W, termasuk dirinya, termasuk juga Plt Sekretaris Dikbud, Winarto. 
Sedangkan untuk 49 pegawai lain hanya menjalani rapid test karena bukan merupakan kontak erat W.  "Iya termasuk saya sendiri merupakan kontak erat W, jadi saya juga menjalani swab hari ini," katanya. 

Hal yang sama juga diakui Plt Skretaris Dikbud Kabupaten Tegal, Winarto. Karena itu, untuk antisipasi dan pencegahan penularan, pelayanan tatap muka di Dikbud untuk sementara ditutup. 

"Diganti secara daring. kita tutup selama satu minggu. Penutupan ini dilakukan agar benar benar steril. 

Tidak hanya itu, Dikbud juga akan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka untuk siswa, yakni mulai dari pendidikan usia dini (PAUD) SD dan SMP. Kebijakan tersebut akan dilakukan mulai Selasa (29/9) besok. 

"Kegiatan tatap muka yang diperbolehkan adalah untuk daerah zona hijau dan kuning. Untuk zona merah tidak diperbolehkan,"jelasnya. 

Dari informasi, W merupakan seorang pegawai Dikbud yang meninggal akibat Covid-19. Ia merupakan warga Kecamatan Slawi yang meninggal pada Kamis (24/9/2020) lalu dan dimakamkan dengan menerapkan protokol kesehatan. 

W yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Adella dan kemudian dirujuk ke RSUD dr Soesilo Slawi menjalani rapid test dan hasilnya reaktif. Sementara hasil swab yang menunjukkan positif keluar setelah W meninggal, atau tepatnya Minggu (27/9/2020)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar