Tidak Ada PSBB Jilid 2 di Kota Tegal, Jumadi: Jangan Panik

  Selasa, 29 September 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi.(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal tidak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid 2.

Pasalnya, banyak yang menyebut dan mengira Kota Tegal akan kembali menerapkan PSBB jilid 2 usai Pemkot Tegal memadamkan sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di pusat keramaian.

Menurutnya, Pemkot Tegal hanya melakukan pengetatan di pusat keramaian saja, seperti menutup Lapangan Tegal Selatan dan Gor Wisanggeni yang kerap menjadi lokasi pasar tiban setip hari Minggu.

"Tidak ada PSBB lagi. Kita hanya melakukan pengetatan. Artinya mencegah adanya kerumunan-kerumunan yang tidak terkontrol. Jadi masyarakat jangan panik," ucapnya, Senin (28/9/2020).

Selain itu, kebijakan lainnya yakni melarang masyarakat untuk menggelar hajatan disertai dengan hiburan.

"Kalau hajatan saja boleh. Tapi tetap saja harus dibatasi. Maksimal 30 orang saja. Kalau ada hiburan kita larang," tegasnya.

Bahkan Pemkot Tegal juga menutup tempat wisata untuk mengantisipasi dan menghindari potensi terjadinya kerumunan.

Sementara menanggapi adanya berita hoaks soal PSBB Kota Tegal, ia meminta agar warganet atau netizen untuk bijak menggunakan sosial media. Sebab, dengan munculnya berita tersebut masyarakat menjadi panik, cemas dan galau.

Pihaknya juga tak segan untuk mengambil langkah hukum kepada siapapun yang memberitakan berita bohong terhadap kebijakan Pemerintah Kota Tegal. 

"Ini penting. Kepada siapapun dilarang menyebarkan berita bohong. Harus konfirmasi dulu kebenarannya. Bisa ke wali kota, bisa ke saya, atau bisa ke sekda," tandasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar