Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat di Akhir September

  Rabu, 30 September 2020   Dwi Ariadi
ilustrasi nilai tukar rupiah.(dok)

JAKARTA, AYOTEGAL.COM - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Rabu (30/9/2020) ini diprediksi masih berpotensi menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, data Indeks aktivitas manufaktur China bulan September yang baru saja dirilis lebih bagus dari proyeksi bisa memberi sentimen positif ke aset berisiko pagi ini termasuk Rupiah.

Selain itu, lanjut Ariston, dolar AS juga masih terlihat melemah pagi ini terhadap nilai tukar lainnya dan ini bisa menambah potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Sementara debat capres AS masih berlangsung saat ini. Pasar juga menantikan debat ini.

Jik terlihat ada potensi pergantian kepemimpinan di AS, pasar akan merespon positif dan aset berisiko termasuk rupiah bisa menguat.

"Potensi penguatan rupiah hari ini di kisaran Rp 14.750 - Rp 14.950," ujar Ariston dalam riset hariannya, Rabu (30/9/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Selasa Kemarin (29/9/2020) berada di level Rp 14.895 per dolar AS. Level itu menguat dibanding pergerakan Senin sebelumnya di level Rp 14.900 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa kemarin berada di level Rp 14.920 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada Senin sebelumnya yang di level Rp 14.959 per dolar AS.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar