1.417 Keluarga Penerima Manfaat PKH Telah Mandiri, Jumadi Beri Apresiasi dan Semangat

  Jumat, 16 Oktober 2020   Lilisnawati
Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi saat menyambangi langsung salah satu keluarga penerima manfaat PKH yang telah mandiri, Jumat (16/10/2020).

MARGADANA, AYOTEGAL.COM -- Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi mengungkapkan, ada sebanyak 1.417 keluarga penerima manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) sudah memutuskan untuk mandiri.

Hal itu terungkap saat Jumadi bersama jajarannya menyambangi mantan penerima bantuan PKH di Kecamatan Margadana, Kota Tegal, Jumat (16/10/2020).

"Hari ini saya mendatangi tiga penerima PKH yang mandiri. Salah satunya ibu Taripah. Ibu ini sudah lima tahun menerima bantuan PKH, sekarang sudah lulus. Artinya sudah mandiri," katanya.

Hebatnya lagi, kata Jumadi, para penerima PKH mundur atas dasar kesadaran dan kemauan sendiri untuk hidup mandiri.

"Alhamdulillah dengan kesadaran beliau, kini sudah bisa menafkahi keluarga dengan mandiri. Sudah tidak bergantung dengan bantuan PKH. Suaminya sudah jadi tukang, jualan air ledeng dan buka jasa pijat," bebernya.

Menurutnya, hingga Oktober 2020, sudah ada 1.417 keluarga penerima manfaat yang memutuskan untuk mandiri. Sementara total penerima PKH di Kota Tegal ada sekira 7.000 KPM.

"Saya ucapkan terimakasih kepada dinas sosial, pendamping PKH yang sudah sabar membantu dan membimbing masyarakat penerima PKH agar bisa mandiri. Syukur-syukur yang lain yang sudah mampu juga ikut sadar," ucapnya.

Sementara seorang mantan penerima PKH, Taripah (47) warga Kelurahan Sumurpanggang, Kota Tegal mengaku, sengaja mundur dari PKH karena sudah merasa mampu untuk hidup mandiri.

Ia juga mengungkapkan, bantuan PKH sangat bergunan untuk membantu kebutuhan sekolah anaknya dan modal usaha.

"Saya berterimakasih sudah dibantu oleh PKH. Bantuan PKH saya gunakan untuk biaya khotmil quran anak, buat modal usaha pasang ledeng. Alhamdulillah bisa mencukupi kebutahan sehari-hari. Saya juga sadar masih banyak masyarakat yang masih membutuhkan bantuan PKH ini," ungkapnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar