BPTIK Kembangkan Aplikasi 'Kelas Jateng' dan 'Jateng Pintar' untuk Belajar Daring

  Minggu, 25 Oktober 2020   Dwi Ariadi
Tampilan aplikasi "Jateng Pintar". (dok)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM - BPTIK DIKBUD Provinsi Jawa Tengah mengembangkan aplikasi berbasis manajemen pembelajaran yaitu Kelas Jateng. Insan pendidikan memanfaatkan aplikasi tersebut untuk pertemuan virtual. 

Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara daring oleh guru dan siswa. 

Selain itu, BPTIK DIKBUD juga menyediakan portal pendidikan yang berisi materi pembelajaran, yang disediakan di ‘’Jateng Pintar’’. Apa itu Kelas Jateng? Kelas Jateng merupakan learning management system atau biasa disebut kelas digital untuk pembelajaran jarak jauh. 

Kelas Jateng ditujukan untuk memfasilitasi guru dan siswa dalam aktifitas belajar daring, akan tetapi aplikasi tersebut juga bisa untuk masyarakat umum yang membutuhkan kelas digital gratis dan berkualitas.

 “Aplikasi ini kami buat agar memudahkan guru dan siswa menjalankan proses kegiatan belajar mengajar di semua tingkatan kelas,’’ kata Kepala BPTIK Disdikbud Jateng, Bagus Surjanto dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2020). 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 13 Oktober telah melaunching program sekolah tanpa sekat berupa sekolah virtual dan portal Kelas Jateng menjadi aplikasi yang direkomendasikan untuk mendukung program tersebut. 

Karena berkat sekolah tanpa sekat, Provinsi Jawa Tengah dinobatkan menjadi Provinsi Terbaik Se Indonesia Tahun 2020 dalam hal perencanaan pembangunan nasional berkat inovasi dan capaian yang dihasilkan. 

Bagaimana cara menggunakan aplikasi Kelas Jateng ini? Bagus menjelaskan, guru dan siswa mesti mendaftar terlebih dahulu. 

Caranya pun mudah, cukup masuk laman kelas.jatengprov.go.id atau ketikkan saja Kelas Jateng pada pencarian di browser, klik daftar, masukkan alamat email, tulis username, buat password, terakhir pilih sebagai guru atau sebagai murid.  

Setelah memiliki akun, barulah guru bisa membuat kelas, kemudian siswa bisa login lalu masuk kelas dengan dua cara, cara pertama melaui menu pencarian kelas lalu klik gabung kelas. 

Cara  kedua yaitu diundang oleh guru untuk masuk kelas, guru memasukkan nama-nama siswa di menu undang siswa, kemudian di akun siswa akan muncul notifikasi untuk gabung kelas. “Prosesnya hanya butuh 1-3 menit selesai. Simpel, guru dan siswa bisa langsung punya kelas,” ujarnya. 

Bagus menjelaskan, begitu masuk maka guru bisa melakukan kegiatan mengajar. Guru dapat membagikan materi pelajaran atau berinteraksi dengan siswa melalui chat. 

Jika ingin melakukan tatap maya atau video konferensi dengan siswa-siswanya, maka guru dan siswa tinggal klik menu masuk pembelajaran video.  

“Mereka bisa langsung bercakap-cakap sebagaimana video online. Interaksi dari kedua belah pihak. Aplikasi ini memungkinkan terjadi blended learning, antara pembelajaran tidak langsung dan pembelajaran langsung (video konferensi),” tuturnya. 

Kenapa insan pendidikan mesti memanfaatkan portal Kelas Jateng? Karena menjadi wadah berkolaborasi dengan para guru se-Jawa Tengah, menambah ilmu, ketrampilan dan pengetahuan guru akan pengetahuan dan teknologi sebagai pendidik dan meningkatkan komunikasi dan interaksi antara guru  dan antar siswa serta mengembangkan berbagai karya. 

Kemudian manfaat lainnya bagi anak didik antara lain secara khusus dapat mempersiapkan anak didik menuju revolusi industri 4.0, mampu membentuk karakter anak didik dalam pemanfaatan teknologi dan mempersiapkan anak didik mengenal ilmu pengetahuan, informasi dan teknologi yang lebih relevan, update dan dapat dipercaya. 

Pastinya semua manfaat tersebut bisa diperoleh melalui portal Kelas Jateng yang menyediakan aneka sumber belajar, bahan ajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung dalam pembelajaran daring.

 “Aplikasi ini memang diperuntukkan sebagai sarana pembelajaran daring. Jadi gratis semuanya,” tutur Bagus. 

Sementara itu untuk materi pembelajaran, BPTIK Disdikbud Jateng juga menyediakan ratusan materi di aplikasi Jateng Pintar. Cara mengaksesnya, tinggal klik laman pintar.jatengprov.go.id dan langsung bisa memilih materi mana yang akan dibuka. 

Namun, untuk mendownload materi di Jateng Pintar, harus lebih dulu mendaftar. Harapannya, setiap guru selain mendownload materi juga mengunggah materi pembelajaran yang dimiliki.  

“Kami menyadari aplikasi ini belum sempurna. Tapi dengan semangat bersama membangun pendidikan di Jawa Tengah, mari kita warga Jawa Tengah manfaatkan aplikasi milik putra daerah sendiri dan kekurangannya akan kami sempurnakan secara bertahap agar kedepannya lebih baik dan sesuai kebutuhan masyarakat,” harap Bagus. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar