Malas Bergerak saat WFH Picu Berbagai Penyakit

  Selasa, 17 November 2020   Adib Auliawan Herlambang
Dr. Vito Anggarino Damay, Junior Doctor Network bersama dr Reisa Broto Asmoro, Juru bicara Covid 19 dan Adaptasi Kebiasaan Baru memberikan pemaparan mengenai awasi penyakit tidak menular untuk tetap produktif dana aman Covid19 di Jakarta, Senin (9/11/2020). (Kiwantoro)

JAKARTA, AYOTEGAL.COM -- Kebiasaan baru terlalu banyak duduk dan terlalu lama rebahan bekerja dari rumah Work From Home (WFH) ternyata bisa memicu berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, paru-paru, hingga penyumbatan pada pembuluh darah. Sejatinya WFH harus dibarengi dengan pola hidup yang sehat. 

“Duduk terus menerus, dan melihat laptop atau komputer membuat mata bisa capek. Rapat yang dilakukan terus sampai malam juga dapat menimbulkan stres. Apalagi jika kemudian hal itu mengakibatkan kurang tidur. Tensi bisa naik, lalu bisa jadi timbul penyakit pencernaan, penyakit lambung, karena mungkin makan juga tidak teratur,” ujar dr. Vito Anggarino Damay, Junior Doctor Network, dalam dialog produktif dengan tema “Awasi Penyakit Tidak Menular untuk Tetap Produktif dan Aman Covid-19” di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (9/11/2020).

Dia juga menambahkan, malas bergerak juga dapat mengakibatkan obesitas dan naiknya kolesterol. Namun, berbagai risiko tersebut bisa dicegah dengan banyak bergerak.

“Kuncinya adalah bagaimana kita bergerak. Kalau kita bergerak, imunitas bisa meningkat karena imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh. Sel-sel kekebalan tubuh ini akan lancar kalau sirkulasi lancar, maka pompa jantung kita baik,.” terang dr. Vito.

Pemeriksaan kondisi kesehatan tubuh juga tetap perlu dilakukan secara rutin di masa pandemi ini.

 “Jadi, kadang-kadang karena takut ketularan Covid-19, kita mengabaikan pemeriksaan rutin ke rumah sakit, dan ini akan memperburuk kondisi kesehatan. Akhirnya penyakit-penyakit tidak menular lainnya bermunculan,” ungkap dr. Reisa Broto Asmoro, Jubir Satgas Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dalam forum yang sama.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar