Pemuda Tani HKTI dan Mahasiswa KKN UPS Tegal Tanam Tumbuhan Apotek Hidup

  Minggu, 22 November 2020   Dwi Ariadi
Pemuda Tani HKTI Kabupaten Tegal bersama mahasiswa KKN Universitas PanKegiatan penanaman tumbuhan apotek hidup di Pedukuhan Klasian, Minggu (22/11/2020).(dok)

KRAMAT, AYOTEGAL.COM  -  Pemuda Tani HKTI Kabupaten Tegal bersama mahasiswa KKN Universitas Pancasakti (UPS) Tegal Desa Tanjungharja, Kecamatan Kramat mengadakan kegiatan penanaman tumbuhan apotek hidup di Pedukuhan Klasian, Minggu (22/11/2020).

Penanaman 500 bibit jahe merah tersebut melibatkan mahasiswa KKN UPS TEGAL, Pemuda Tani HKTI Kabupaten Tegal, Karang Taruna serta pemuda Pedukuhan Klasian.

Kepala Desa Tanjungharja, Sadudin mengapresiasi kegiatan tersebut karena tanaman apotek hidup sangat dibutuhkan masyarakat.

"Barang kali ada masyarakat yang lagi tidak enak badan (meriyang) membutuhkan yang anget-anget bisa langsung ambil sendiri, terlebih lagi pandemi seperti ini, itu juga bisa menjadi pencegah covid-19," tutur Sadudin.

Fajar Dian Aryani, dosen pembimbing lapangan (DPL) mengungkapkan perasaan bangga dengan kelompok KKN ini, karena mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat secara nyata, 

"Dengan penanaman bibit jahe semoga bisa memberikan manfaat sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut," ucapnya.

Koordinator KKN Mahasiswa UPS Tegal, Arsy Mulana Zulfa mengatakan, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran pemuda di sektor pertanian. ''Semoga ini bukan hanya sekedar acara seremonial, tetapi bisa dilanjutkan oleh pemuda Pedukuhan Klasian nantinya," terangnya. 

"Selain itu kenapa memilih bibit jahe karena senada dengan tema KKN tahun ini, jahe juga merupakan tumbuhan yang mampu mencegah Covid-19,"lanjut Arsy.

Ketua Pemuda Tani HKTI Kabupaten Tegal, Wahyu Syaefulloh menambahkan,  pemuda di masa pandemi ini tidak boleh kehilangan semangat kreatifnya. 

''Bisa kita bidik aspek-aspek yang mungkin paling mudah di lakukan seperti pemanfaatan lahan yang kurang produktif diubah menjadi lahan yang manfaat,''katanya.

"Dimasa pandemi ini pemuda dan mahasiswa tidak boleh kehilangan kreatifnya, pemuda bisa membidik aspek-aspek yang bisa dilakukan kapan saja , menanam dilahan yang kurang produktif di desa menjadi lahan yang nantinya bisa bermanfaat untuk orang banyak,''tambah Wahyu

Wahyu juga menjelaskan Pemuda Tani berupaya untuk menciptakan petani-petani milenial apa yang menjadi harapan pemerintah daerah kab. Tegal 

"Kegiatan ini merupakan start awal sebagai langkah ikhtiar Pemuda Tani HKTI untuk menciptakan petani-petani muda apa yang menjadi harapan kita semua, seperti amanat pemerintah daerah" tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar