Mahasiswa KKN UPS Tegal Racik Sabun Antiseptik dari Melati

  Rabu, 25 November 2020   Lilisnawati
Sejumlah Mahasiswa KKN UPS Tegal di Desa Plumbungan, Kabupaten Tegal sedang membuat sabun antiseptik (Istimewa).

KRAMAT, AYOTEGAL.COM -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pancasakti (UPS) Tegal terus menggencarkan program-program edukasi pencegahan penyebaran virus korona kepada masyarakat.

Mereka hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ikut mengampanyekan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di masa pandemi.

Seperti halnya Mahasiswa KKN UPS Tegal yang ada di Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Koordinator lapangan, Abid Ardiansyah mengatakan, ada beberapa program kerja yang dilakukan kelompoknya selama menjalani KKN. Di antaranya program-program yang berkaitan dengan edukasi protokol kesehatan.

"Seperti pembuatan alat cuci tangan atau wastafel injak portable, pembagian masker, sosialisasi 3M kepada anak-anak SD," katanya, Rabu (25/11/2020).

Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi pembuatan sabun antiseptik yang terbuat dari bunga melati.

"Karena Desa Plumbungan merupakan salah satu desa yang banyak menghasilkan bunga melati. Kita coba manfaatkan untuk dijadikan sabun antiseptik guna meningkatkan kebersihan diri untuk pencegahan virus Covid-19," ucapnya.

Bukan hanya itu, ia bersama sembilan mahasiswa lainnya juga mengenalkan pembuatan sabun jelantah yang kaya manfaat.

"Dari minyak jelantah bisa dimanfaatkan jadi sabun. Sabunnya bisa digunakan untuk cuci sepatu, kamar mandi, keset, kain lap. Ini juga bisa jadi usaha untuk meningkatkan perekonomian. Masyarakat juga bisa mengurangi limbah rumah tangga," jelasnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Fajar Dian Aryani menambahkan, bahwa mahasiswa KKN UPS Tegal dituntut untuk melakukan program kerja dengan tema KKN Daya Sakti Lawan Covid-19.

"Ya ini sebagai bentuk pengabdian kita untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19," katanya.

Ia berharap, program-program yang dilakukan Mahasiswa KKN UPS Tegal di Desa Plumbungan bisa mendisiplinkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan berupa 3M.

"Harapannya, program-program semua bermanfaat untuk masyarakat. Kesadaran masyarakat juga meningkat. Selalu ingat pakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak," tandasnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar