Bikin Aplikasi Gawat Darurat, PHB Tegal Berprestasi di National IT Competition 2020

  Rabu, 02 Desember 2020   Lilisnawati
Mahasiswa TI PHB Tegal Fredy Nur Apriyanto, Dwi Febi Fauzi dan Amaliyah Gian Fadilah saat menunjukan piala sebagai juara National IT Competition (istimewa).

MARGADANA, AYOTEGAL.COM- Mahasiswa Teknik Informatika (TI) Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal berhasil meraih prestasi di ajang Hology 3.0 National IT Competition 2020.

Mereka adalah Fredy Nur Apriyanto, Dwi Febi Fauzi dan Amaliyah Gian Fadilah yang berhasil menjadi juara III kategori App Innovation.

Ajang berskala nasiional tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya dan bertemakan 'Sustainable Technology to Raise Post-Pandemic Economic Growth'.

Fredy Nur Apriyanto mengatakan, timnya berhasil menang juara III dengan kategori App Innovation.

Menurut dia, produk aplikasi yang dirancang bernama ''Sidarat'', yakni Aplikasi Gawat Darurat yang berfokus pada bidang kesehatan.

"Aplikasi Sidarat mempunyai tujuan untuk membantu masyarakat dalam melaporkan kejadian gawat darurat supaya mendapatkan pertolongan segera dari rumah sakit terdekat secara cepat dan tepat," jelasnya, Selasa (1/12/2020).

Selain itu, Sidarat juga dapat mendukung peningkatan kegiatan perekonomian dari bidang kesehatan melalui pelayanan kesehatan yang lebih baik di tengah pandemi dan pasca pandemi.

"Jadi dalam pembuatan, kita menganalisa permasalah dulu, kemudia mengumpulkan data yang dibutuhkan. Selanjutnya proses pembuatan aplikasi sekaligus diuji coba," katanya.

Sementara Ketua Prodi D4 Teknik Informatika PHB Tegal, Ginanjar Wiro Sasmito sangat mengapresiasi dan bangga atas prestasi yang telah diraih anak didiknya.

"Tentunya ini merupakan prestasi cemerlang yang mengharumkan nama Politeknik Harapan Bersama di tingkat nasional dan ini menjadi pemikiran dan tantangan bagi mahasiswa untuk bisa naik ke tingkat global," ujarnya.

Ia mengatakan, aplikasi yang dikembangkan oleh tim Student Mosque Information Technology (SMIT) ini adalah sebuah aplikasi mobile android tentang layanan kesehatan yang interaktif untuk wilayah Kota Tegal.

Dengan begitu, ia berharap, produk-produk yang telah dihasilkan dan diuji pada skala laboratorium ini bisa benar-benar merangkul pemerintah maupun swasta.

"Sehingga aplikasi Sidarat bisa diimplementasikan dan bermanfaat untuk warga Kota Tegal dan sekitarnya," ucapnya.

Adapun untuk juara I kategori App Innovation yaitu tim Raion Odading dari Universitas Brawijaya, Malang dan juara II Tim Cakep dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar