Menuju Tegal Tersenyum, Rumah Sosial Kutub Luncurkan Sedekah Minyak Jelantah

  Rabu, 02 Desember 2020   Dwi Ariadi
Peluncuran program Sedekah Minyak Jelantah yang dinisiasi oleh Rumah Sosial Kutub di Desa Karangmangu, Kecamatan Tarub, Selasa (2/12/20).(dok)

TARUB, AYOTEGAL.COM - Program Sedekah Minyak Jelantah yang dinisiasi oleh Rumah Sosial Kutub resmi diterapkan di Kabupaten Tegal, tepatnya di Desa Karangmangu, Kecamatan Tarub, Selasa (2/12/20). 

Setelah sukses membawa DKI Jakarta menuju Top 99 Program Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PAN-RB), banyak daerah yang terinspirasi dari program ini. 

Peresmian Desa Tersenyum mengusung tema ''Desaku Sehat, Desaku Bersih, Desaku Berkah''. Desa ini akan menjadi percontohan untuk menuju Tegal Tersenyum yang nanti akan diresmikan oleh Bupati Tegal Umi Azizah.
 
''Tersenyum berarti simbol kebahagian, sebuah kebahagiaan untuk ibu-ibu yang tak lagi bingung ke mana minyak jelantah mereka akan dibuang,''kata Direktur Eksekutif Rumah Sosial Kutub, Suhito.

''Simbol kebahagian juga karena terlepas dari rasa bersalah membuang sembarangan minyak jelantah ke saluran air atau lingkungan dan simbol kebahagian karena bisa bersedekah melalui limbah yang dianggap sepele, namun bisa memberi manfaat yang sangat luas untuk orang-orang yang membutuhkan di seluruh Indonesia,” jelas Suhito menambahkan.

Dikatakan, selama ini masyarakat hanya membuang minyak jelantah ke saluran air seperti wastafel, saluran drainase, septic tank, atau bahkan menggunakannya hingga habis. 

Padahal, lanjut dia, jika dibuang sembarangan sangat mencemari lingkungan dan tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi terus menerus. 

''Di sisi lain, masyarakat belum mendapatkan solusi yang tepat dalam menangani permasalahan ini. Hingga muncullah Tong Sedekah Minyak Jelantah yang didistribusikan oleh Rumah Sosial Kutub. Sehingga masyarakat mulai mengumpulkannya dan kemudian membuangnya ke tong-tong tersebut,''jelasnya.

Suhito berharap,  program ini akan terus menginspirasi masyarakat secara luas agar kualitas sumber daya masyarakat semakin baik dan lingkungan dapat terjaga.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Mangu, Budi Wicaksono mengatakan, Program Sedekah Minyak Jelantah ini sangat inovatif dan bagus karena selain menjaga lingkungan, kebersihan juga bernilai sedekah. ''Semoga Desa Tersenyum ini dapat menginspirasi banyak desa lainnya,''tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Manager Program Lingkungan Tersenyum, Afiq Hidayatullah dan Branch Manager Rumah Sosial Kutub Tegal, Sulistyawati.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar