Satgas Minta Pencegahan Covid-19 Masif di Kabupaten Tegal

  Kamis, 03 Desember 2020   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah saat menyambut LO Satgas Penanganan Covid-19 Nasional di Kantor Pemkab Tegal.(dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Liaison Officer (LO) Satgas Penanganan Covid-19 Nasional mengharapkan upaya pencegahan virus korona agar terus dimasifkan. Pasalnya, masih ada sekitar 17 persen masyarakat Indonesia yang tidak percaya adanya Covid-19.

''Covid-19 perlu dicegah, musuh yang tidak kelihatan. Jangan menganggap kita di sini sehat semua. Kita harus selalu menjalankan prokes terutama 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan),'' kata Brigjen Pol (purn) Oneng Subroto, selaku LO Satgas Penanganan Covid-19 Nasional saat berkunjung ke Pemkab Tegal, Kamis (3/11/2020) 

Menurut Oneng, disamping operasi yustisi terus dilakukan harus ada pemahaman kepada masyarakat. ''Memang pada kenyataanya di lapangan masyarakat itu bermacam-macam karakternya. Ada yang belum percaya Covid-19 dan tidak mau menjalankan prokes,''tandasnya. 

Dalam kesempatan itu, Oneng menyambut baik adanya lab sendiri yang dimiliki Pemkab Tegal karena tidak perlu lagi ke Semarang dan Purwokerto. 

''Semoga bisa memperlancar tes swab tinggal kemampuan kapasitasnya ditingkatkan dengan cara SDM-nya perlu ditambah, tentunya dengan pemberian pelatihan kompetensinya karena tidak semua orang bisa memeriksa spesimen Covid-19.''

Sementara itu, Bupati Tegal Umi Azizah menyebutkan, sejak pertama kalinya ditemukan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal awal bulan April lalu, jumlah kasus konfirmasi terus bertambah. 

''Dari yang awalnya hanya ditemukan pada pelaku perjalanan, kini sudah berkembang menjadi transmisi lokal dan berkembang klaster keluarga, kemudian merambah ke pasar, pendidikan, perkantoran, pesantren hingga industri,''paparnya.

Dikatakan, berdasarkan data hingga Kamis (3/12/2020) jumlah terkonfirmasi kita sudah mencapai 1.983 kasus dengan jumlah kematian 87 kasus, 1.589 orang sembuh, dirawat di rumah sakit 89 orang dan 218 orang isolasi mandiri. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar