Polres Tegal Ringkus Komplotan Perampok, Korban Sekeluarga Diikat

  Jumat, 04 Desember 2020   Dwi Ariadi
Konferensi Pers Satreskrim Polres Tegal pengungkapan kasus perampokan , Jumat (4/12/2020).(Dwi Ariadi/Ayotegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Kasus perampokan di sebuah rumah warga Desa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal yang terjadi pada September lalu, akhirnya terungkap. Pelakunya merupakan komplotan peranpok lintas provinsi.  

Satreskrim Polres Tegal menangkap 4 pelaku dari jumlah seluruhnya 6 orang dengan sejumlah barang bukti. Dua pelaku di antaranya kini masih dalam buron polisi. 

Kapolres Tegal AKBP M Iqbal Simatupang melalui Kasatreskrim AKP I Dewa Gede Ditya dalam konferensi pers di Mapolres Tegal, Jumat (4/12/2020) mengatakan, pihaknya menangkap empat pelaku beserta sejumlah barang bukti milik korban dengan kerugian sekitar Rp 75 Juta. 

Petugas terpaksa melumpuhkan pelaku karena saat ditangkap hendak kabur. Dari hasil penyidikan, komplotan pelaku menyatroni rumah korban pada dinihari. 

''Sekitar pukul 03.30 WIB dinihari korban yang pada saat sedang tertidur mendengar suara gaduh. Korban terbangun dan mendapati bahwa para pelaku sudah berada di dalam rumah milik korban dalam posisi pelaku sedang membawa senjata tajam,''katanya. 

Dikatakan, pelaku mengancam korban. Bahkan, suami dan anak korban sempat diikat tangannya dengan menggunakan robekan kain sembari mengancam mengancam akan menyerang korban dengan menggunakan silet tajam. 

Korban pun akhirnya menunjukkan letak-letak barang berharga seperti perhiasan gelang ulir sebanyak 25 gram, gelang biasa dengan jumlah berat 16 gram, cincin emas putih 5 gram liontin 7 gram kalung 7 gram.

Selain itu, uang tunai sebesar Rp 40 juta dan 2 buah ponsel serta STNK masing-masing STNK kendaraan Honda Mobilio dan STNK sepeda motor Scoopy beserta kuncinya yang tersimpan di dalam dompet dompet yang dibawa oleh pelaku.

Adapun pelaku yang ditangkap, Humaedi alias Dedi (44), warga Sekaran, Lamongan, Hendriansyah alias Hendrik (44), warga Cengkareng Barat, Cengkareng Kota Jakarta, Jaksan Paber Tambunan (45), warga Cibodas Kota Tangerang, Banten atau alamat lain Pasirangin, Cileungsi, Bogor dan Muhammad Kelvin Sembiring (41) Kramat Jati Kota Jakarta Timur, Jakarta.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar