PPKM Jawa-Bali, Pemkot Tegal Batasi Tempat Wisata dan Hiburan, Ini Ketentuannya

  Senin, 11 Januari 2021   Lilisnawati
ilustrasi Alun-alun Kota Tegal.(Lilisnawati/Ayoegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Pemerintah Kota Tegal mengeluarkan sejumlah kebijakan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, Senin (11/1/2021).

Salah satu di antaranya kebijakan di bidang pariwisata, yakni pembatasan jumlah pengunjung di tempat wisata, restoran, cafe, spa dan karaoke serta pembatasan jam operasional tempat wisata, usaha dan hiburan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Tegal Nomor 443/001 tentang Petunjuk Teknis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendaian Covid-19 pada Bidang Pariwisata.

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi mengatakan, tamu atau pengunjung restoran, rumah makan dan kafe hanya diperbolehkan maksimal 25% dari kapasitas normal. Sedangkan untuk jam operasionalnya, maksimal sampai dengan pukul 19.00 WIB.

"Di SE wali kota sudah jelas. Tempat wisata wajib batasi pengunjung. Maksimal 30% saja. Jam operasional juga kita batasi sampai pukul 17.00 WIB," terangnya, Senin (11/1/2021).

Sementara untuk tempat hiburan, seperti karaoke dibatasi 50% dari kapasitas normal dan wajib tutup pada pukul 21.00 WIB.

"Walaupun kita tidak melakukan PPKM, tetapi kebijakan ini mengikuti kebijakan dari pemerintah pusat dan provinsi. Tentunya kebijakan ini sampai berakhirnya PPKM Jawa-Bali," ujarnya. 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar