Pondasi Jembatan Sungai Gangsa Terkikis, Perjalanan KA Terlambat hingga Dialihkan

  Selasa, 12 Januari 2021   Adib Auliawan Herlambang
Kereta api (Istimewa)

PURWOKERTO, AYOSEMARANG.COM -- Perjalanan KA yang melalui rute Cirebon-Purwokerto, sejak Senin (11/1/2021) malam hingga saat ini mengalami gangguan.

Hal ini menyusul kerusakan pondasi jembatan KA di atas sungai Gangsa Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Senin (11/1/2021) malam.

Pusat Pengendali KA segera menghubungi petugas di lapangan, dan dilakukan pemantauan terhadap gerusan lantai hidrolika sungai oleh dan lokasi dijaga oleh Petugas Daerah Rawan dalam waktu 24 jam.

 "Setelah menerima informasi adanya gangguan perjalanan KA, petugas segera melakukan tindakan pengamanan," terang Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Hendra Wahyono, dalam keterangan tertulis yang diterima Ayotegal, Selasa (12/1/2021)

Beberapa KA yang terganggu berjalan memutar lewat Kroya-Bandung-Cikampek akibat adanya gangguan tersebut, diantaranya :

- KA Gajayana relasi Malang – Gambir, Stasiun Kroya berangkat pukul 00.05 lambat 68 menit

- KA Argodwipangga, relasi Solobalapan – Gambir, Stasiun Kroya berangkat 00.52 lambat 117 menit

- KA Bima, relasi Malang – Gambir, Stasiun Kroya berangkat 01.04 lambat 38 menit

- KA Bengawan relasi Purwosari – Pasar senen, Stasiun Kroya berangkat 01.24 lambat 64 menit

- KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasarsenen, Stasiun Kroya berangkat 01.14 lambat 154 menit

- dan KA Senja Utama Solo relasi Solobalapan – Pasarsenen, berjalan memutar melalui lintas Kroya – Bandung – Cikampek.

Adapun KA memutar Prupuk – Tegal diantara KA Gajayana relasi Gambir – Malang dan KA Parcel Tengah.

“PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KA tersebut," lanjut Hendra Wahyono.

Update perjalanan KA pada Selasa 12 Januari 2021 untuk perjalanan KA Kamandaka Purwokerto – Tegal dibatalkan, hanya relasi Tegal – Semarang Tawang, dan KA Ranggajati relasi Cirebon – Surabaya Gubeng – Jember memutar melalui lintas Tegal.

Saat ini petugas terus melakukan normalisasi dengan melakukan pemeriksaan kondisi kedudukan konstruksi pilar aman atau tidak.

PT KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, beserta penumpang dan barang yang diangkutnya.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar