Hoaks Transkrip Rekaman Percakapan Pilot Sriwijaya Air SJ 182 Beredar di Tiktok

  Kamis, 14 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Serpihan Sriwijaya Air SJ 182 yang ditemukan di perairan Kepulauan Seribu Jakarta/ Republika

TEGAL, AYOTEGAL.COM - Video transkrip percakapan antara pilot dan co pilot Sriwijay Air SJ 182 beredar luas di media sosial TikTok. Kabar tersebut dipastikan hoaks, alias berita bohong.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyesalkan mengenai beredarnya hoaks tersebut. Ia memastikan, hingga kini percakapan yang terekam dalam cockpit voice recorder (CVR) bisa dipastikan belum ada. Itu lantaran CVR masih belum ditemukan oleh regu pencari gabungan. 

Saat ini, ia mengatakan, yang baru ditemukan oleh tim pencarian gabungan ialah flight data record (FDR). CVR dan FDR merupakan bagian dari kotak hitam atau black box. 

"KNKT sedang melakukan analisis terhadap isi FDR," kata Adita pada Republika - jaringan Ayotegal, Kamis (14/1/2021).

Di media sosial TikTok, terdapat video yang diklaim sebagai transkrip percakapan antara pilot dan co-pilot Sriwijaya Air SJ-182.

AYO BACA : Penelusuran SJ 182, Tim SAR TNI Temukan Kapal Nelayan Terbalik, Satu Ditemukan Wafat, Satu Hilang

Ia meminta masyarakat berhati-hati dalam mengonsumsi informasi karena beredarnya hoaks. 

"Kami meminta masyarakat untuk lebih cermat dalam mengkonsumsi informasi di media sosial," kata dia.

Adita mengimbau masyarakat termasuk para keluarga korban supaya sabar menunggu hasil kerja tim gabungan. 

"Masyarakat agar sabar menunggu hasil analisis FDR dan ditemukannya CVR. Mari kita doakan agar proses pencarian berjalan lancar," kata Adita.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memantau peredaran unggahan video di media sosial TikTok yang diklaim sebagai transkrip percakapan antara pilot dan co-pilot Sriwijaya Air SJ-182. Kemenkominfo menyatakan informasi itu sebagai hoaks.

Dalam unggahan di situs resmi kominfo pada 12 Januari, disinformasi itu disertai narasi “Percakapan pilot SJ182”. Keterangan lain yang diberikan dalam video tersebut adalah “Pesawat Sriwijaya Air SJ182, S: Sabtu, J: Januari, 18:2, Sabtu 9 Januari”.  

AYO BACA : Gubernur Ganjar Pranowo Divaksin Sinovac: Seperti Dicokot Semut

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar