Indonesia Klaim Belum Ada Kejadian Luar Biasa Pascavaksinasi Sinovac

  Senin, 18 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi vaksinasi di Goa/ dok humas via Suara.com

TEGAL, AYOTEGAL.COM - Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Prof Hindra Irawan Satari mengatakan, hingga kini belum ada efek samping yang luar biasa dari pelaksanaan vaksinasi Sinovac di Indonesia.

"Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi serius yang terjadi. Jadi apabila ada kejadian yang tidak diinginkan atau kejadian luar biasa masyarakat harus melapor ke fasilitas kesehatan. Nanti laporan dicatat dan akan ditindaklanjuti Komisi Daerah dan Komisi Nasional KIPI yang merupakan komite independen dalam mengkaji hal ini," jelas dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).

AYO BACA : Tongkang Terdampar di Pantai Pulau Kodok Tegal, Tabrak Anjungan Warung

Mengenai KIPI Hindra mengatakan bahwa hal ini merupakan dampak alamiah dari produk vaksin yang bisa berupa bercak kemerahan, pegal, hingga demam.

“Vaksin ini merupakan produk biologis, sehingga pada waktu dimasukkan ke dalam tubuh maka reaksi alamiahnya adalah memang menimbulkan reaksi lokal di tempat suntikan berupa kemerahan, pegal, bahkan menimbulkan demam. Namun, data menunjukkan gejala-gejala tadi jumlahnya kurang dari 1 persen dan bisa hilang dengan sendirinya," tambah dia.

AYO BACA : Ledakan Awan Panas Merapi Meluncur 1 Kilometer Arah Kali Krasak

Pada kesempatan itu, Hindra juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 ini sudah teruji keamanan dan efikasinya bahkan belum ditemukan efek samping serius.

“Vaksin ini sudah kita uji baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan hasilnya telah kita peroleh sehingga memberikan tambahan perlindungan yang cukup bagi kita dan melengkapi usaha-usaha pencegahan yang kita lakukan," tambah dia.

Ia juga menanggapi banyaknya masyarakat yang masih khawatir dengan efek dari vaksin Covid-19. Ia menekankan bahwa masyarakat seharusnya tidak perlu mempercayai berita-berita hoaks yang beredar terkait efek samping vaksin ini.

“Saya kira masyarakat takut divaksinasi karena ada berita tidak benar terkait vaksin Covid-19 ini, masyarakat sebetulnya tidak perlu khawatir dan jangan mudah percaya berita-berita hoaks yang beredar. Terutama berita terkait vaksin yang mampu berdampak serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak mungkin memberikan izin penggunaan apabila vaksin Covid-19 terbukti tidak aman," pungkas dia.

AYO BACA : Bantu Korban Banjir di Warureja, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Galang Dana

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar