Mahasiswa KKN UIN Walisongo Pantau Pembagian BLT

  Selasa, 19 Januari 2021   Dwi Ariadi
Pembagian BLT di Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal.(dok)

MARGASARI, AYOTEGAL.COM - Bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 300 ribu dari Kemensos telah cair diberikan kepada masyarakat. 

Seperti yang terlihat di Balai Desa Jembayat, Kecamatan, Margasari, Kabupaten Tegal. Warga penerima dengan membawa KK, KTP dan undangan sebagai syarat untuk pengambilan warga yang menerima bantuan mendatangi aula balai desa setempat Senin, (18/1/2021).

Sebanyak 237 KK KPM (Keluarga Penerima Manfaat) bantuan tersebut dibagikan pada pukul 09.00 WIB - selesai secara mengantri. 

Warga yang akan menerima diharuskan untuk megecap ibu jarinya dan difoto sebagai tanda bukti bahwa bantuan tersebut telah di terima. 

Tanpa di dampingi perangkat desa saat membagikan, petugas kantor post pun menuturkan, "pembagian BLT APBN kita yg bagikan karna kami sudah di tugaskan dari pusat,"ujarnya

Sementara itu, bantuan tersebut merupakan tahapan pertama tahun 2021, yang bermula di kantor post pada akhirnya kisaran tahap ke 2 atau ke 3 sekarang ditarik dan bisa diambil di desa masing-masing supaya memudahkan bagi si penerima

Pemberitahuan yang berasal dari pusat lalu ke kecamatan dengan nama alamat yang sudah tertera kemudian diinfokan ke pihak pemerintah desa, pemdes menginfokan ke Rw dan RT.

Anggota mahasiswa KKN Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT-DR) UIN Walisongo Semarang Indi mengatakan tujuannya, yakni membantu memantau pelaksanaan kegiatan pembagian BLT dan mengantisipasi agar tidak terjadi kekeliruan data dan melancarkan berjalanya pembagian tersebut. 

Koordinator bidang kesejahteraan Saprudin, juga memberikan tanggapan terkait dengan cairnya bansos tersebut.

''Di masa pandemi Covid-19 seperti ini banyak pekerjaan atau bidang usaha yang mengalami kendala otomatis imbas ke perekonomian warga, adanya bantuan langsung tunai ini bukan berarti menghilangkan beban mereka, tapi paling ga membantu lah dan keluar dari zona yang ada seperti sekarang inilah,"katanya

Dia berharap, ada stimulus baru, tidak sekedar pemberian tunai. ''Perlu juga dibarengi dengan permodalan sehingga memicu tumbuh suatu usaha misal perdagangan,''katanya.

Indi Putri, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar