Ternyata Rizieq Shihab Pernah Positif Covid-19

  Rabu, 20 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Bekas pentolan FPI Rizieq Shihab/ Suara.com

JAKARTA, AYOTEGAL.COM - Bekas Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab (MRS) ternyata pernah positif Covid-19. Itu dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud menyebut MRS terinfeksi Covid-19, akhir November 2020 lalu. Itu sengaja dirahasiakan MRS, sehingga membahayakan masyarakat. Pasalnya, banyak pihak yang terlibat dalam kerumunan yang melibatkan dirinya.

AYO BACA : Viral Simbol SOS di Pulau Laki Dekat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh

“Ada orang yang ditersangkakan karena ketika suatu saat di rumah sakit itu dia menyatakan sehat ketika pada tanggal 27 November gitu dan ternyata ditemukan tanggal 25 sebelum didatangi Wali Kota itu ternyata dia telah memiliki hasil swab positif,” hal itu diungkapkan Mahfud saat memberi keterangan dalam diskusi daring bersama Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) ihwal landasan hukum vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Sabtu (16/1/2021).

Perilaku Rizieq Syihab itu, kata Mahfud MD, jelas ada kesengajaan untuk merahasiakan data swab positif Covid-19 yang berdampak pada kesehatan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Sejatinya tidak dipublikasikannya kondisi terkait Covid-19 semacam itu juga terjadi pada sejumlah tokoh Indonesia lainnya, bahkan menteri.

AYO BACA : Nasib Pantai-pantai di Kota Tegal yang Tergerus Ombak

“Lalu dipakai ini UU untuk mendakwa yang bersangkutan nanti. Anda berbohong dipakai UU, karena ini membahayakan orang lain. Anda harus mengumumkan ini, sehingga terjadi kontroversi,” kata dia.

Adapun, kasus ini bermula saat Rizieq menjalani tes swab di RS Ummi yang dilakukan oleh tim dari MER-C secara diam-diam. Kemudian Rizieq yang masih menjalani observasi di RS tersebut, memutuskan pergi dari RS meski pihak RS sudah meminta Rizieq untuk tidak pergi karena pemeriksaan belum selesai.

Satgas Covid-19 Kota Bogor kemudian melaporkan dokter yang juga Dirut RS Ummi, Andi, ke Polres Bogor karena dinilai tidak transparan dan tidak kooperatif saat diminta memberikan penjelasan mengenai hasil swab Rizieq. Selanjutnya penyidik Bareskrim Polri mengambil alih penanganan tiga kasus pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Rizieq Syihab, termasuk kasus di RS Ummi, Bogor.

Penanganan kasus pelanggaran protokol kesehatan di tiga lokasi berbeda itu diambil alih oleh Bareskrim Polri lantaran memiliki pelaku yang hampir sama. "Sehingga untuk memudahkan dan mengefektifkan penyidikan, maka kasus ditangani Bareskrim," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Saat ini, Habib Muhammad Rizieq Syihab menjalani penahanan terkait kasus kerumunan massa saat pandemi Covid-19 di Petamburan, Jakarta Pusat, dan Megamendung, Bogor.

AYO BACA : Kapal Terbalik, 6 ABK Hilang di Pemalang

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar