Serahkan SK 495 CPNS, Umi Azizah Sebut 50% PNS Pemkab Tegal Berusia di Atas 50 Tahun

  Rabu, 20 Januari 2021   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah menyerahkan petikan SK CPNS kepada 44 perwakilan di Pendopo Amangkurat, Selasa (19/1/2021).(dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM – Sebanyak 495 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2019 di lingkungan Pemkab Tegal resmi menerima surat keputusan (SK). 

Bupati Tegal Umi Azizah mengharapkan, CPNS baru tersebut bisa menjadi smart ASN dan tidak korupsi. Hal ini disampaikan saat menyerahkan petikan SK Bupati Tegal kepada 44 perwakilan CPNS di Pendopo Amangkurat, Selasa (19/1/2021).

Selain itu, Umi juga berharap CPNS dapat memanfaatkan waktunya beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Di masa penyesuaian tersebut, mungkin akan dijumpai dinamika yang tidak sejalan dengan pola pikir dan pola kerja yang diharapkan.

''Hal yang wajar, mengingat perbedaan generasi di mana lebih dari 50 persen PNS di Pemkab Tegal berusia di atas 50 tahun,''katanya.

“Maka, disinilah peran saudara sebagai pelumas untuk membangun kompetensi baru bagi ASN dan organisasi pemerintahan agar lebih lincah dalam bergerak, responsif dan adaptif terhadap perubahan zaman, terutama menyangkut penggunaan teknologi informasi,” katanya.

Dikatakan, salah satu tantangan terbesar di birokrasi saat ini adalah mendongkrak indeks efektivitas pemerintahan, sehingga diperlukan skema Smart ASN untuk mewujudkan ASN yang berkualitas dan berdaya saing.

Menurut Umi, sebagai generasi ASN milenial, CPNS baru telah menguasai sejumlah kompetensi teknis dasar seperti teknologi informasi, bahasa asing, hospitality, networking, atau bahkan entrepreneurship.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal, Edi Budiyanto mengatakan, jumlah kebutuhan PNS di lingkungan Pemkab Tegal tahun 2019 lalu adalah 499 formasi.

Namun hanya terisi 495 formasi, sementara empat formasi lainnya kosong karena tidak ada yang melamar atau tidak ada yang memenuhi kualifikasi. 

Dari 495 CPNS tersebut, Edi merinci untuk jumlah tenaga pendidikan sebanyak 308 orang, tenaga kesehatan 71 orang dan tenaga teknis lainnya sebanyak 116 orang.

“Jumlah pendaftar pada seleksi CPNS formasi 2019 di Pemkab Tegal lalu mencapai 14.734 orang pelamar. Sedangkan kebutuhannya kita 499 formasi, meski pada akhirnya hanya terisi 495 formasi. Itu artinya, hanya 3,4 persen yang dinyatakan lulus seleksi,” kata Edi.

Edi pun mengakui jika proses penerimaan CPNS Formasi 2019 ini cukup panjang, hingga satu tahun. Penyebabnya tidak lain adalah pandemi Covid-19. 

“Saya berharap, 495 orang yang sudah lulus seleksi dan menerima SK CPNS ini bisa memulai karirnya dengan baik. Selamat bekerja per 1 Februari 2021 nanti, semoga kita bisa bersama-sama mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Tegal yang sejahtera, mandiri, unggul, berbudaya dan berakhlak mulia,” tutupnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar