Duh, Vaksin di Mamuju Rusak Karena Gempa

  Kamis, 21 Januari 2021   Fitria Rahmawati
ilustrasi vaksin Covid-19/ shutterstock

MAMUJU, AYOTEGAL.COM - Keberadaan vaksin sinovac di Mamuju Sulawei Barat rusak usai diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,2. Aliran listrik yang terputus membuat suhu vaksin tak terjaga sebagaimana meskinya. Ada sekira 5.080 dosis vaksin yang diperkirakan sudah rusak.

"Vaksin sudah tidak bisa digunakan lagi karena kantor dinas rusak dan mati lampu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju drg Firmon di Mamuju, Kamis (21/1/2021).

AYO BACA : Pemerintah Bakal Kembali Perpanjang PPKM Jawa-Bali

Lantaran tak teraliri listrik, vaksin menjadi disimpan di lokasi yang tak semeskinya. Seharusnya vaksin disimpan dalam ruang dengan suhu 2-8 derajat celsius dan tidak boleh terkena sinar matahari langung. Pihaknya sudah melapor kepada pihak Dinas Kesehatan Provinsi Slawesi Barat, namun belum mendapatkan arahan lebih lanjut.

Firmon mengatakan rencananya vaksin tersebut digunakan untuk memvaksinasi 2.694 tenaga kesehatan di Mamuju.

AYO BACA : Usai Simbol SOS, Muncul Tulisan TOLONG di Pulau Laki

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Barat Muhammad Ichwan mengatakan bahwa vaksinasi akan dilaksanakan setelah situasi kondusif.

"Kita tunda sampai kondisi lebih stabil dan kondusif, para pengungsi telah kembali. Sekarang fokus pelayanan kesehatan bagi korban gempa," kata Ichwan.

Laporan tersebit berbeda dengan pernyataan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi. Sebelumnya Siti memastikan gudang penyimpanan vaksin tersebut aman meski gempa berlangsung.

"Sampai saat ini gudang vaksin baik, tetapi karena listrik mati maka menggunakan genset," kata Nadia kepada Suara.com - jaringan Ayosemarang, Jumat (15/1/2021).

AYO BACA : Erick Thohir Tegaskan Tak Ada Chip Pelacak di Vaksin Covid-19

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar