Pencanangan Vaksinasi, Umi Azizah Minta Warga Tak Takut dan Ragu

  Senin, 25 Januari 2021   Dwi Ariadi
Bupati Tegal Umi Azizah memukul gong saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19. (dok.Humas Pemkab Tegal)

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Bupati Tegal Umi Azizah membuka pencanangan vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama kepada  5.620 tenaga kesehatan (nakes) di RSUD dr Soeselo Slawi, Senin (25/1/2021)

"Kita tentunya berharap pandemi ini segera berakhir. Saya minta masyarakat Kabupaten Tegal untuk tidak takut dan ragu. Saat ini bukan waktunya memperdebatkan kamanan dan kehalalan vaksin,''kata Umi Azizah saat membuka pencanangan vaksinasi. 

Umi menegaskan, vaksin ini sudah melalui proses yang panjang dan ketat baik uji klinis maupun dari majelis ulama. 

''Selain itu menurut WHO vaksin akan efektif diberikan jika nilai efikasi sudah melebihi 50 persen, sedangkan di Indonesia sendiri nilainya sudah mencapai 65 persen," kata Umi.

Menurut Umi, proses vaksinasi yang akan didapat adalah seperti ketika imunisasi saat balita. Bisa saja akan menimbulkan efek ringan setelahnya, seperti demam, gatal dan nyeri pada bekas suntikan. Namun, hal itu terjadi akibat proses didalam tubuh yang sedang membentuk sistem kekebalan.

Selain itu, Umi juga bersyukur atas penurunan jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Tegal saat ini. 

"Pada 11 Januari 2021 lalu, ada instruksi dari Gubernur Jawa Tengah untuk Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terhadap 23 Kabupaten di Jawa Tengah. Alhamdulillah Kabupaten Tegal tidak mendapatkan kebijakan itu, tapi saya minta jangan lengah, jadikan hal itu sebagai indikator untuk lebih meningkatkan penerapan protokol kesehatan," tegasnya.

Terkait hal itu, ia menjelaskan kehadiran vaksin ini bisa menjadi harapan baru bagi masyarakat di tengah perjuangan melawan Covid-19 yang sudah memasuki bulan ke 11. 

Kemudian, Umi juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tegal yang telah ikut mengawal kedatangan Vaksin Sinovac di Kabupaten Tegal.

"Mari sama-sama kita melawan hoaks yang bisa membuat pelaksanaan vaksinasi ini bisa saja tidak lancar. Kita harus optimis, mudah-mudahan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal semakin menurun," harapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar